Breaking News:

Afrika Selatan', Sebuah Puisi Liris dari Dosen dan Penyair Kenamaan Tanah Air, Subagio Sastrowardoyo

Subagio Sastrowardoyo adalah seorang dosen, penyair, penulis cerita pendek, dan esei, serta kritikus sastra asal Indonesia, dan Direktur Balai Pustaka

internet
Ilustrasi. Penyair Sapardi Djoko Damono 

SRIPOKU.COM, JATENG - Berikut ini kita sajikan sebuah puisi berjudul 'Afrika Selatan' karya penyair kenamaan Tanah Air,  Subagio Sastrowardhoyo:

Afrika Selatan
 

Kristos pengasih putih wajah.
--kulihat dalam buku injil bergambar
dan arca-arca gereja dari marmer--
Orang putih bersorak: “Hosanah!”
Dan ramai berarak ke sorga
 

Tapi kulitku hitam.
Dan sorga bukan tempatku berdiam.
bumi hitam
iblis hitam
dosa hitam
Karena itu:
aku bumi lata
aku iblis laknat
aku dosa melekat
aku sampah di tengah jalan.
 

Mereka membuat rel dan sepur
hotel dan kapal terbang
Mereka membuat sekolah dan kantorpos
gereja dan restoran.
 

Tapi tidak buatku.
Tidak buatku.
 

Diamku di batu-batu pinggir kota
di gubug-gubug penuh nyamuk
di rawa-rawa berasap.
 

Mereka boleh memburu
Mereka boleh membakar
Mereka boleh menembak
 

Tetapi isteriku terus berbiak
seperti rumput di pekarangan mereka
seperti lumut di tembok mereka
seperti cendawan di roti mereka.
Sebab bumi hitam milik kami
Tambang intan milik kami.
Gunung natal milik kami.
 

Mereka boleh membunuh.
Mereka boleh membunuh.
Mereka boleh membunuh.
Sebab mereka kulit putih
dan kristos pengasih putih wajah.

Halaman
12
Editor: aminuddin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved