news

Setelah Diperkosa Ibu Rangga Minta Jasad Anak Tak Dibuang, Samsul Bahri Kena Karma Mati di Tahanan

Warga Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur ditemukan tewas di dalam sel tahanan Mapolres Langsa sekitar pukul 01.00 WIB.

Editor: Wiedarto
SerambiNews
Pelaku pembunuhan dan pemerkosaan, Samsul Bahri. 

SRIPOKU.COM-Samsul Bahri (41), pelaku pembunuhan bocah bernama Rangga sekaligus pembunuh ibunda Rangga, DN dilaporkan tewas, Minggu (18/10/2020) dini hari lalu.

Warga Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur ditemukan tewas di dalam sel tahanan Mapolres Langsa sekitar pukul 01.00 WIB.

Dikubur di TPA salah satu gampong di Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur yang merupakan tempat kelahirannya, pada Minggu (18/10/2020) sekitar pukul 10.15 WIB siang.

Lokasi kuburan tersangka Samsul Bahri itu, diketahui berada satu Tempat Pemakaman Umum (TPU), dengan makam almarhum Rangga (10) yang meninggal dunia dibunuh oleh tersangka SB, Sabtu (10/20/2020) dini hari itu.
Ditahan

Terungkap detik-detik meninggalnya Samsul Bahri (41), pemerkosa ibu hamil DN (28) dan pembunuh anak korban, Rangga (10), di sel tahanan.

Warga Kecamatan Birem Bayeun itu ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Rangga, bocah yang dikenal periang.

Dari informasi yang dihimpun, Samsul Bahri ditemukan tewas di dalam sel tahanan Mapolres Langsa, Aceh, Minggu (18/10/2020) pukul 01.00 WIB.

Perjalanan Kasus
Seminggu lalu, Samsul Bahri memperkosa ibu Rangga yang sedang hamil.

Pelaku lebih dulu memperhatikan kondisi dan gerak-gerik Dn yang tinggal di sebuah gubuk, jauh dari penduduk lainnya di salah satu gampong di Kecamatan Birem Bayeun.

Pada Sabtu (10/10/2020) menjelang Subuh, Samsul Bahri mencoba memperkosa DN. Sang putra, Rangga pun terbangun dan melawan pelaku.

Lantaran menghalangi keinginannya, Rangga pun dibunuh oleh Samsul Bahri.

Rangga tidak ditemukan di tempat kejadian perkara.

Polres Langsa pada Selasa (13/10/2020) siang membeberkan kronologis kasus pembunuhan Rangga.
Kapolres Langsa, AKBP Giyarto, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo, menjelaskan tindakan biadab Samsul Bahri.

 Pengangguran ini masuk ke rumah korban melalui pintu depan dengan mencongkel kunci kayu menggunakan benda tajam berupa parang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved