Breaking News:

Kelompok Kerja Kepala SMA Swasta di Palembang Minta Sistem Zonasi Dievaluasi, Kami Kekurangan Siswa

Padahal, sekolah swasta sangat bergantung pada masyarakat karena tidak mendapatkan bantuan pendanaan dari pemerintah.

sripoku.com/jati
Proses pemungutan suara ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMA swasta kota Palembang periode 2020-2023 di Aula SMA LTI IGM, Kamis (15/10/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepala SMA Islam Az Zahrah Palembang, Adel Farial, terpilih menjadi ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SMA swasta kota Palembang.

Ade akan memimpin organisasi K3S SMA swasta kota Palembang pada periode 2020-2023.

Ade mengatakan, K3S diharapkan mampu berjalan dengan baik dan dapat menjembatani SMA swasta dengan pihak dinas pendidikan, termasuk dalam penerimaan siswa baru lewat sistem zonasi.

Baca juga: Rangga Disuruh Lari tapi Lawan Pemerkosa Ibunya hingga Ia Meninggal, Warganet: Pahlawan Cilik

"Perlu ada pendekatan kepada dinas pendidikan dan pemerintah daerah terlebih soal kebijakan zonasi yang berimbas ke sekolah swasta," katanya pada pemungutan suara ketua K3S SMA swasta kota Palembang periode 2020-2023 di Aula SMA LTI IGM, Kamis (15/10/2020).

Adel mengakui, dengan adanya pemberlakuan sistem zonasi sekolah, saat ini sekolah swasta kekurangan siswa.

Padahal, sekolah swasta sangat bergantung pada masyarakat karena tidak mendapatkan bantuan pendanaan dari pemerintah.

Baca juga: Video Fery Rotinsulu Puji Progres Performa Empat Goalkeeper Asuhannya

"Soal kebijakan pemerintah ini supaya berpihak juga dengan sekolah swasta. Jangan sekolah negeri terima siswa terlalu banyak akibat zonasi," ujar Adel.

Tak hanya itu, Adel juga meminta pengelola sekolah swasta untuk meningkatkan kualitas seperti fasilitas sekolah, sarana dan prasarana, serta manejemen sekolah sehingga dapat bersaing.

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Palembang, Doso Susilo, mengatakan, pada tahun ajaran ini SMA Muhammadiyah 2 hanya menerima 75 siswa baru.

Baca juga: Polisi & Rombongan Gatot Nurmantyo Adu Mulut Karena tak Diberi Izin Jenguk Tokoh KAMI yang Ditangkap

"Tahun 2018 kita terima 125 siswa, 2019 95 siswa. Tahun ini terasa sekali, hanya 75. Itu pun terpaksa dibuat tiga kelas, dua IPA satu IPS," kata Doso.

Sekadar informasi, saat ini ada 91 kepala sekolah yang menjadi anggota K3S SMA swasta kota Palembang.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved