Breaking News:

Berita OKU Timur

Viral Video Tawuran Pemuda Gunakan Sajam di BK 10 OKU Timur, Kapolres : Hoaks

Masyarakat OKU Timur dikejutkan dengan viralnya video tawuran yang diduga terjadi di daerah Belitang, Sumatera Selatan.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM/RESHA/REPRO
Tangkapan layar peristiwa tawuran yang viral di sosial media. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, MARTAPURA -- Masyarakat OKU Timur dikejutkan dengan viralnya video tawuran yang diduga terjadi di daerah Belitang, Sumatera Selatan.

Namun, pihak Polres OKU Timur membantah adanya kejadian tersebut.

Sebelumnya, video itu viral setelah diunggah oleh salah satu Admin media sosial Instagram.

Pada caption tertulis, adanya tawuran di daerah Belitang, tepatnya di BK 10 Kabupaten OKU Timur.

Dalam video itu nampak sekumpulan pemuda yang terlibat dalam kejar-kejaran.

Tak hanya itu, mereka juga bertarung menggunakan senjata tajam panjang, yang membuat pengendara di sekitarnya panik.

Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon mengatakan, pihaknya langsung bereaksi adanya kiriman video tersebut.

Ia langsung menerjunkan personel, untuk menyelidiki peristiwa itu.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ada lokasi yang sama dengan video tersebut di daerah BK 10 Desa Tugu Harum, Kecamatan Madang Suku II Kabupaten OKU Timur," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).

Telapak Tangan Seorang Pelajar Putus Usai Tawuran Sepulang dari Kegiatan Mos di Sekolah

Selain analisa video, pihaknya juga melakukan observasi dan turun langsung ke masyarakat yang ada di daerah itu.
Hasilnya, tidak ada masyarakat yang membenarkan adanya peristiwa tawuran tersebut.

"Video tersebut adalah hoax, dengan adanya informasi dari masyarakat di daerah sekitar bahwa tidak ada tawuran di wilayah tersebut," tegasnya.

Pihak Kepolisian menduga jika video itu disebar untuk membuat masyarakat resah, dan memancing gangguan keamanan dan ketertiban di wilayah OKU Timur.

Mereka pun akan melakukan penyelidikan siapa yang menyebarkan video itu, agar pelaku pembuat hoax mendapat efek jera.

"Pihak Reskrim Polres OKU Timur sudah koordinasi dengan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk takedown dan lidik pengunggah," jelasnya. (mg5)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved