Jokowi Tegaskan 3 Poin Penting Mengapa Butuh Undang-undang Cipta Kerja: Adanya Disinformasi & Hoaks

Keeterangan Pers Presiden RI Terkait Undang-Undang Cipta Kerja, Istana Bogor dilakukan pada Jumat (9/10/2020).

Penulis: Tria Agustina | Editor: Sudarwan
Kolase Sripoku.com/Surya.co.id
Jokowi tegaskan soal UU Cipta Kerja 

SRIPOKU.COM - Pasca disahkannya Omnibus Law Rancangan Undang-undang (RUU) Cipta Kerja pada 5 Oktober lalu kini menuai pro dan kontra.

Omnibus Law yang mengatur mengenai tenaga kerja tersebut menuai polemik berkepanjangan.

Hal ini memicu ribuan massa mahasiswa dan buruh melakukan aksi turun ke jalan demi membela hak-haknya sebagai rakyat.

Aksi penolakan terhadap pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja tersebut juga digaungkan oleh banyak pihak.

Mereka menuntut adanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang sesuai dengan salah satu sila Pancasila.

Aksi demo dilakukan di beberapa daerah dengan massa yang terdiri dari buruh hingga mahasiswa.

Massa aksi demo menyuarakan aspirasi rakyat karena menganggap isi dari UU Cipta Kerja yang telah ditetapkan dinilai merugikan rakyat terutama tenaga kerja dalam negeri.

Bahkan tak sedikit juga yang menilai jika UU Cipta Kerja lebih condong dan menguntungkan pihak tenaga kerja asing.

Begitulah salah satu pasal krusial yang menjadikan massa melakukan aksi demo besar-besaran.

Di tengah polemik yang kian memuncak, Presiden Joko Widodo melakukan siaran pers terkait UU Cipta Kerja.

Hal ini disampaikan oleh Presiden Jokowi melalui laman Instagramnya baru-baru ini.

Keterangan Pers Presiden RI Terkait Undang-Undang Cipta Kerja, Istana Bogor dilakukan pada Jumat (9/10/2020).

Herman Deru Temui Ribuan Mahasiswa yang Demo Tolak UU Cipta Kerja, Janji Sampaikan Aspirasi ke Pusat

"Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, pagi tadi saya telah memimpin rapat terbatas secara virtual tentang Undang-undang Cipta Kerja bersama jajaran pemerintah dan para gubernur.

Dalam undang-undang tersebut terdapat 11 klaster yang secara umum bertujuan untuk melakukan reformasi struktural dan mempercepat transformasi ekonomi," ujar Jokowi mengawali siaran persnya.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved