News

Cerita Miris Kapolres yang Kena Timpuk Batu Pendemo: Darah Segar Menetes dari Hidung

Hantaman batu yang mendarat persis di wajah Kombes Pol Sugeng Hariyanto hingga membuatnya terluka

Editor: Wiedarto
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat mengamankan pelajar di Polres Metro Tangerang Kota saat hendak bertolak ke Gedung DPR RI untuk unjuk rasa UU Omnibus Law Cipta Kerja, Rabu (7/10/2020) malam. 

SRIPOKU.COM--Seorang Kapolres terluka dibagian wajahnya akibat terkena lemparan batu saat mengamankan aksi demo tolak Omnibus Lawa pada Kamis (8/10/2020) kemarin.

Hantaman batu yang mendarat persis di wajah Kombes Pol Sugeng Hariyanto hingga membuatnya terluka dan bercucuran darah.

Kombes Pol Sugeng Hariyanto dekatahui menjabat sebagai Kapolres Metro Tangerang Kota.

Peristiwa ini terjadi saat petugas melakukan pengamanan demo tolak Omnibus Law di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang.

Kombes Pol Sugeng Hariyanto saat mengamankan aksi demo diketahui berada didepan massa yang hendak menembus barikade pertahanan polisi.

Dari informasi yang didapatkan, kejadian terjadi sekira pukul 12.30 WIB.

Saat itu, massa pendemo mulai menghujani para petugas yang membentuk blokade dengan batu.

Polisi berpangkat melati tiga dipundaknya itu pun tengah berdiri di depan massa yang mencoba menembus pertahanan polisi.

Tiba-tiba saja, batu berukuran besar mendarat di muka Sugeng membuat darahnya deras keluar dari hidungnya.

"Posisinya (Kapolres) ada di titik lokasi penyekatan depan kawasan niaga Batuceper," jelas Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Ruslan dikutip TribunnewsBogor.com dari TribunJakarta.com, Jumat (9/10/2020).

Tidak berselang lama, Kombes Pol Sugeng Hariyanto pun langsung dibopong oleh tim medis menyingkir dari lokasi kejadian.

Menurut Ruslan, pimpinannya itu langsung diberikan pertolongan pertama dibantu PMI Kota Tangerang.

Polwan Patah Tangan

Ternyata bukan hanya Kapolres Metro Tangerang Kota saja yang terluka akibat kericuhan pada aksi Kamis (8/10/2020) kemarin.

Menurut AKBP Ruslan, Kasat Samapta dan seorang Polwan pun turut jadi korban luka-luka.

"Kasat Samapta juga kena kakinya dan dagunya, sama kena batu juga," sambunya.

Namun, beda ceritanya dengan polwan.

Diceritakan Ruslan, polwan tersebut sampai harus menderita luka dalam.

Pasalnya, si polwan tersebut patah tulang tangan karena terjatuh.

"Polwan ada yang patah tangannya karena jatuh, besok mau konsul ke ortopedi untuk kepastiannya," ujar Ruslan.

Barikade Polisi Jebol

Saat kejadian berlangsung, Ruslan sudah dipukul mundur ke belakang untuk memperkuat barikade lapis ketiga.

Lantaran polisi mendapat serangan mendadak dari belakang sehingga harus membuat barikade berlapis lagi.

"Pada waktu mau ricuh saya merapat ke brimob untum perintahkan persiapan untuk srkat terakhir menyiapkan barier dan jejer pasukan. Jadi pas kejadian saya kebetulan lagi sama pasukan brimob mempersiapkan sekat terakhir," jelas Ruslan.

Namun apa daya, barikade yang dibuat Polres Metro Tangerang Kota berhasil ditembus ribuan massa yang jauh lebih banyak jumlahnya.

"Jebol semuanya jebol," tutur Ruslan.

Ia mengatakan, sekat yang dibuat oleh polisi dijebol masa aksi sekitar pukul 13.00 WIB.

Dia mengatakan, penyekatan tersebut tidak bertahan setelah ribuan masa aksi yang terdiri dari mahasiswa dan serikat buruh terus mengalir memenuhi Jalan Daan Mogot menuju arah Jakarta.

"Sekitar 5.000 an masa, jadi mengalir masanya," ujar Ruslan.

Kondisi Kapolres

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto kondisinya sudah membaik pasca terkena lemparan batu saat amankan aksi demo tolak Omnimbus Law.

Hal itu diungkapkan Kabag Ops Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Ruslan.

AKBP Ruslan pada, Kamis (8/10/2020) malam mengatakan, batu berukuran besar sempat mendarat di wajah pimpinannya saat sedang mencoba mengondusifkan massa yang hendak menerobos barikade polisi ke Jakarta.

"Kena lemparan batu, kayaknya gede. Tadi berdarah di hidung dan terluka di hidung," katanya.

Ia menjelaskan, saat itu Kapolres secara berani berdiri tepat di tengah lokasi bentrok bersama pasukan gabungan.

Saat mencoba menenangkan massa yang mulai maju membawa batu, Sugeng pun terkena batu dan terluka di tempat.

Menurut Ruslan, petugas langsung mendampingi Sugeng mendapatkan perawatan medis.

"Alhamdulillah sekarang sudah membaik karena langsung ditangani medis. Tapi mungkin besok pagi baru lebih terasa karena pas kena mukanya," jelas Ruslan.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Detik-detik Wajah Kapolres Dilempar Batu Hingga Berdarah, Barikade Jebol: Tangan Polwan Patah, https://bogor.tribunnews.com/2020/10/09/detik-detik-wajah-kapolres-dilempar-batu-hingga-berdarah-barikade-jebol-tangan-polwan-patah?page=4.
Penulis: Damanhuri

Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved