Berita Selebriti
Belajar dari Kasus Nadya & Rizki, Usia Kehamilan & Usia Pernikahan Beda, Begini Cara Hitung HPHT
HPHT (hari pertama haid terakhir) adalah salah satu metode menghitung usia kandungan seorang wanita.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM - Saat ini, sedang hangat diperbincangkan permasalahan rumah tangga Nadya dan Rizki DA.
Simpang siur hubungan pernikahan Rizki D Academy dan Nadya Mustika tampaknya membuat warganet penasaran.
Bahkan setelah isu perceraian merebak ke permukaan, kini giliran isu Rizki D Academy yang dituduh tak mau mengakui anak yang ada dikandung Nadya.
• Video Umbar Kedekatan dengan Anak Sule, Nathalie Holscher Dapat Syarat dari Rizky Febian
Ya, Kehamilan Nadya Mustika bukan menjadi kabar bahagia bagi Rizki DA, sang penyanyi dangdut itu malah menuding Nadya hamil di luar nikah.
Bahkan kepada wartawan, Rizki DA pun menantang soal tes DNA kepada Nadya dan calon anaknya.
Melansir TribunJambi, Kabar isu Nadya hamil duluan dan anaknya diragukan oleh Rizki DA ini awalnya sudah diungkap oleh sahabat Nadya.
"Saat sang dokter menjelaskan mengenai usia kandungan sang putri, sang pangeran KW terheran-heran karena ternyata usia kandungan melebihi usia pernikahan mereka, Ahaaaa?" tulis sahabat Nadya.
Namun disebutkan bahwa pangeran KW ini tak menerimanya.
Malahan sang pangeran KW ini menuding bahwa sang putri sudah berhubungan badan dengan pria lain.
Sehingga, bayi yang dikandungnya saat ini bukanlah anak dari pangeran KW.
"Sang dokter pun menjelaskan dengan segala teori keilmuan yang dipelajarinya bertahun-tahun.
Namun, sayang bukan kepalang, otak pangeran KW yang sudah dianugerahkan Allah SWT belum sampai untuk menerima teori dan keilmuan yang yang ada. Sang pangeran KW akhirnya semakin gundah.
Untuk pasangan baru, dikaruniai buah hati bisa jadi menjadi anugerah yang luar biasa.Ia meyakini bahwa anak yang dikandung sang putri bukanlah anaknya. Jreng-jreng jreng," tutur sahabat Nadya Mustika Rahayu.
Kemudian, banyak yang menandai akun Instagram Rizki DA untuk meminta klarifikasi atas tudingan tersebut.
"Halo rizki tolong kamu google tentang HPHT ya alias hari pertama haid terakhir. jadi kesel baca berita kalo istrimu hamil duluan, ya emg diitungnya dari awal haid bukan dari awal kamu menikah. duuuh tolong," tulis akun @melatazkya.
Melalui kolom balasan, Rizki DA pun merespon nasihat dari sang netizen.
Rizki meminta kepada khalayak untuk menunggu klarifikasi darinya.
"Iyaa syiap kak, maksih ya masukannya, di tunggu ajalah kak," balas Rizki DA.
• Mulai Sekarang Bikin Sendiri Deh Minyak Kemiri untuk Rambut, Hasilnya Wooow Sangat Mencengangkan
Apa itu HPHT?
HPHT (hari pertama haid terakhir) adalah salah satu metode menghitung usia kandungan seorang wanita.
Kehamilan terjadi ketika seorang wanita dan pria melakukan hubungan suami istri saat masa subur wanita tersebut.
Masa subur wanita dihitung dua minggu setelah haid berlangsung.
Tentu untuk pasangan baru, dikaruniai buah hati bisa jadi menjadi anugerah yang luar biasa.
Namun sebagai calon ibu baru, banyak hal yang membuat bingung dan khawatir.
Salah satunya, tentang cara menghitung usia kehamilan.
Banyak perempuan yang terheran-heran atas perhitungan dokter kandungan mengenai kehamilannya.
Misal, ketika ia baru menikah dua minggu, sementara usia kehamilan disebut sudah 4 minggu alias satu bulan. Mengapa bisa begini?
Hal ini sering kali menimbulkan kesalahpahaman pada pasangan baru yang belum terlalu paham bagaimana cara menghitung usia kehamilan.
Sang istri kebingungan, sementara suami bisa saja menjadi curiga.
Seperti yang dialami oleh pasien satu ini dengan akun bernama PenjagaSungai ini.
Dimana tulisan yang dipostingnya pada 3/11/2015 ini menjadi Thread Viral Nomor 2 Terbaik Tahun 2015 dan Hot Thread Of The Month (November 2015).
Berikut tulisannya:
Dapet kabar bahwa istri hamil adalah sesuatu yang sangat menggembirakan, apalagi bagi para pasangan suami istri yang baru saja menikah.
Tapi bagaimana jadinya ketika kita tahu bahwa usia kehamilan si cabang bayi lebih tua dari usia pernikahan kita.
Hal itu juga yang saya alami beberapa waktu silam ketika dapat kabar istri saya hamil di usia pernikahan kami yang baru menginjak dua mingguan tapi dokter bilang istri saya sudah hamil satu bulan.
Jika agan-agan nanti mengalami peristiwa ini, jangan dulu berpikir macam-macam bahwa istri selingkuh duluan sebelum nikah atau agan melihat peristiwa ini pada temen agan dan mikir yang macam-macam.
Karena ternyata usia kehamilan itu bukan ditentukan dari tanggal terjadinya pembuahan sperma dan ovum sesasat setelah berhubungan badan.
Melainkan dihitung berdasarkan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) saya akan contohkan dengan pengalaman istri saya (berikut ini).
HPHT Istri saya :17 Februari 2015
Kami Menikah Tanggal : 8 Maret 2015
Periksa Ke Dokter : 22 Maret 2015
Perhitungan Usia Kehamilan Yang SALAH : 8 Maret 2015 - 22 Maret 2015 = 14 Hari / 2 Minggu
Perhitungan Usia Kehamilan Yang BENAR : 17 Februari 2015 - 22 Maret 2015 = 1 Bulan 5 Hari
Adapun Prediksi Melahirkan Istri Saya Ditentukan Dengan Rumus Neagele (Rumus Yang menghitung Minggu Ke-40 Dari HPHT) : (Hari+7) – (Bulan - 3) – (Tahun+1) Akan tetapi karena bulan saat istri saya mengalami HPHT tersebut kurang dari 3 (Maret), maka saya menggunakan rumus (Hari+7) – (Bulan +9) – (Tahun).
Berarti HARI PERKIRAAN LAHIR (HPL) Istri Saya adalah : 24-11-2015 (40 Minggu Usia Kehamilan), Bisa diperhatikan sekalipun selisih tanggal tersebut dengan hari pernikahan saya (8 Bulan 2 Minggu 2 Hari) tetapi secara perhitungan HPHT sudah memasuki minggu ke-40 (9 Bulan 10 Hari)
Hal ini dipertegas oleh Dr. Yassin Yanuar Mohammad Sp.OG dari Rumah Sakit Pondok Indah, yang menjelaskan mengenai cara menghitung usia kehamilan.
“Saat menghitung usia kehamilan, ada konsensus bahwa perhitungannya berdasarkan hari pertama haid bulan terakhir. Jadi perhitungannya dimulai dari last menstrual period alias HPHT, Hari Pertama Haid Terakhir,” terang Yassin, seperti dikutip dari Tabloid Nova.
Hal tersebut dibuat kesepakatan di antara dokter spesialis kandungan, sehingga timbul pula kesepakatan bahwa usia kehamilan hingga persalinan adalah selama 40 minggu.
“Karena kalau dihitung benar-benar kapan saat terjadi kehamilan, yaitu pada saat implantasi, itu sulit. Memang, ada patokannya yaitu 6 hari setelah ovulasi dia akan implantasi. Tapi itu susah untuk mendapatkan angka pastinya. Sehingga, disepakatilah bahwa usia kehamilan dihitung berdasarkan haid terakhir hari pertama.”
Dengan demikian, Yassin menegaskan, masuk akal bila seseorang mengalami HPHT pada pertengahan bulan, lalu ia menikah di awal bulan terus di pertengahan bulan dia positif.
“Karena mungkin berarti dia menikah di masa subur dan langsung hamil,” tegas Yassin.
Ini sekaligus menjawab mengapa ibu hamil yang mengandung 9 bulan tapi perhitungan usia persalinan biasanya berada di minggu ke-40.
Artinya, 40 minggu kehamilan itu dihitung termasuk perhitungan hari pertama haid terakhir itu.
• ORANG Gila atau Sakit Jiwa di PALI Meningkat, Dinkes Klaim karena Narkoba, Siapkan Pengobatan Gratis
Bagaimana Cara Menghitungnya?
Melansir Kompas.com, Dokter Andy menerangkan ada dua cara menghitung usia kehamilan dengan menggunakan rumus Naegele.
Apabila HPHT pada Januari - Maret
Tahun: tetap
Bulan: ditambah (+) 9
Hari: ditambah (+) 7
Contoh:
HPHT pada 11 Januari 2019, maka:
Tahun: tetap 2019
Bulan: 1 + 9 = 10
Hari: 11 + 7 = 18
Jadi HPL bayi pada 18 Oktober 2019
Apabila HPHT pada April – Desember
Tahun: ditambah (+) 1
Bulan: dikurangi (-) 3
Hari: ditambah (+) 7
Contoh:
HPHT pada 2 Juni 2019, maka:
Tahun: 2019 + 1 = 2020
Bulan: 6 - 3 = 3
Hari: 2 + 7 = 9
Jadi HPL bayi pada 9 Maret 2020
===
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ibu-hamil.jpg)