Breaking News:

Pesan Terakhir Seorang Ibu, Cerita Rakyat dari Maluku, yang Tetap Hidup dan Melegenda Hingga Kini

Pada suatu hari ayah mereka pergi melaut dan sebelum ayah mereka bertolak menuju ke laut, ditinggalkannya makanan dan telur ikan pepayana di rumahnya

internet
Batu timbul 

SRIPOKU.COM, MALUKU - KISAH ini bermula di Maluku Utara, tepatnya di daerah Tobelo.

Beratus tahun yang silam di suatu rumah yang berdindingkan daun Rumbia berdiam satu keluarga.

Sang ayah seorang nelayan yang siang dan malam hidupnya di atas lautan, mempertaruhkan nyawa untuk menghidupi anak isterinya.

Sementara sang ibu adalah wanita setia dan sangat bijaksana.

Mereka memiliki dua orang anak.

Yang sulung anak perempuan bernama 0 Bisa Moloku.

Kecantikannya melebihi kecantikan ibunya.

Sedangkan adiknya yang laki-laki bernama O Bia Mokara.

Ia ganteng dan berperawakan mirip ayahnya.

Kisah Haru Anak Yatim Piatu Bersimpuh di Makam Orangtuanya Saat Wisuda, Nasibnya Kini Diluar Dugaan!

Pada suatu hari ayah mereka pergi me laut dan seperti biasa, sebelum ayah mereka bertolak ke laut, tak lupa ditinggalkannya makanan dan telur ikan pepayana di rumahnya.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved