Breaking News:

Tujuh Puisi Karya Penyair Kenamaan Sapardi Djoko Damono yang Paling Romantis dan Menyentuh Hati

Lebih dari 60 gitaris Indonesia, musisi dan seniman ikut berpatisipasi dalam konser untuk mengumpulkan donasi bagi korban gempa di Sulteng dan Lombok

internet
Penyair Sapardi Djoko Damono 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Sapardi Djoko Damono telah berpulang ke Rahmatullah. 

Indonesia kehilangan sosok sas trawan besar namun rendah hati. 

Wafatnya Sapardi Djoko Damono meninggalkan kesedihan bagi masyarakat di Tanah Air.

Menghembuskan napas terakhirnya di usia ke-80, Minggu (19/7/2020) sekira pukul 09.17 WIB lalu.

Pria kelahiran Solo, 20 Maret 1940 ini kerap melahirkan puisi-puisi yang romantis dan menyentuh hati.

Yang Fana adalah Waktu menjadi satu dari beberapa puisi romantis karya Sapardi yang sangat populer.

Bahkan puisi karyanya yang berjudul Hujan Bulan Juni diangkat ke layar lebar.

20 Puisi Terbaik Karya Penyair Sapardi Djoko Damono, Salah Satu Sosok Sastrawan Terbaik Indonesia

Pujangga Sapardi Djoko Damono ikut berpartisipasi dalam Konser Gitaris Indonesia Peduli Negeri Musik dan Syair Solidaritas, di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (11/10/2018). 

Lebih dari 60 gitaris Indonesia, musisi dan seniman ikut berpatisipasi dalam konser yang diadakan untuk mengumpulkan donasi bagi korban gempa di Sulawesi Tengah dan Lombok. 

Selain musik dan puisi, dalam acara tersebut juga diadakan lelang gitar, donasi puisi, serta workshop pembuatan tempe yang juga ditujukan untuk donasi.

Mengenang Sosok Sastrawan Sapardi Djoko Damono, Penyair Tahun 1970-an, Ini 20 Puisi Karyanya

Berikut tujuh puisi cinta karya Sapardi Djoko Damono paling romantis dan menyentuh hati yang dikutip dari Gramedia.com:

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved