Breaking News:

Berita Palembang

200 Ribu Warga Palembang Belum Tercover KIS, Fitrianti Agustinda Pastikan Bisa Berobat dengan KTP

Sebanyak hampir 200 ribu masyarakat di Kota Palembang yang hingga saat ini belum tercover dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Dokumen KOminfo Palembang
Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda saat meninjau Mulyadi, warga Mayor Zen, Kalidoni dalam kondisi lumpuh, Kamis (1/10/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebanyak hampir 200 ribu masyarakat di Kota Palembang yang hingga saat ini belum tercover dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Karenanya, 200 Ribu orang masyarakat Palembang belum tercover BPJS Kesehatan akan dianggarkan pendanaan iurannya pada 2021, dengan estimasi perhitungan anggarannya mencapai Rp 8 miliar.

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda mengatakan, saat ini sudah 95 persen masyarakat Kota Palembang sudah tercover BPJS Kesehatan.

Sisanya sekitar 200 ribu orang lagi belum masuk kepesertaan.

"Kita terus mendorong agar Palembang kembali di tahun depan 100 persen Universal Health Coverage (UHC).

Saat ini tersisa 5 persen lagi atau sekitar 200 ribu orang yang belum tercover BPJS Kesehatan atau KIS," jelasnya disela kegiatan kunjungan ke masyarakat sakit di Palembang, Kamis (1/10/2020).

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda Isyaratkan Bioskop Boleh Buka Asal Mematuhi Perwali

 

WAWAKO Fitrianti Agustinda Temukan Kue Apem Terkontaminasi Formalin di Pasar Padang Selasa Palembang

Fitri mengatakan, dari jumlah 200 ribu tersebut kedepan akan dilakukan pendataan/verifikasi ulang oleh Dinsos Kota Palembang terkait apakah masyarakat yang belum tercover ini terdaftar di perusahaan atau justru daftar secara mandiri.

"Akan di cek lagi, Jika yang tidak mampu, bisa mendaftar ke Dinas Sosial (Dinsos) untuk menjadi peserta BPJS Kesehatan yang dicover pemerintah," katanya.

Dirinya mengimbau agar pelayanan kesehatan secara gratis baik tingkat puskesmas maupun RS Bari dapat terus berjalan, baik masyarakat yang belum memiliki KIS maupun sudah tercover.

"Jangan takut, meski belum mempunyai KIS mereka tetap bisa berobat di Puskesmas-puskesmas dan RSUD Bari Palembang dengan membawa KTP sembari mengurus KIS-nya tersebut," ujarnya.

Sementara, pada kunjungannya kali ini, Fitri secara langsung memberikan bantuan kursi roda dan memastikan warga prasejahtera yang sakit terus dapat pelayanan kesehatan gratis secara berkala.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kota Palembang Fakhriza mengatakan, tahun 2021 kebutuhan anggaran agar bisa mencapai UHC 100 persen sebesar Rp 140 Miliar.

"Tahun depan butuh Rp 140 miliar," katanya

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved