Breaking News:

Danlanud Sematkan Wing Kehormatan Terbang Layang Kepada Sembilan Pejabat Forkopimda

pemberian Wing Kehormatan Terbang Layang sebagai bentuk apresiasi dari TNI AU atas kolaborasi yang selama ini telah dijalankan

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Pejabat Forkopimda yang menerima Wing Kehormatan Terbang Layang 

SRIPOKU.COM,PALEMBANG - Sebanyak sembilan orang pimpinan daerah yang tergabung dalam Forum Komunikasi Daerah (Forkompinda) Sumsel mendapatkan penyematan Wing Kehormatan Terbang Layang dari DanLanud Sri Mulyono Herlambang, Kolonel Pnb Firman Wirayuda S.T., M.Soc.Sc.,

Kol Pnb Firman mengatakan, pemberian Wing Kehormatan Terbang Layang sebagai bentuk apresiasi dari TNI AU atas kolaborasi yang selama ini telah dijalankan. Termasuk dalam hal penanganan Karhutla di Sumsel.

"Seperti kita tahu penanganan Karhutla ini butuh dukungan banyak pihak, kita setiap hari melakukan TMC tujuannya agar mengisi kanal-kanal dan membuat kondisi gambut itu menjadi lembab sehingga meminimalisir timbulnya Karhutla. Inilah bentuk apresiasi kolaborasi kami TNI AU dan Forkompinda Sumsel," jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Penyematan Wing Kehormatan Terbang Layang hanya sebagai simbolis, aksi nyata yang akan segera dilakukan wujud kolaborasi penanganan Karhutla adalah dengan memanfaatkan lahan yang menjadi Aset Lanud SMH Palembang sebagai lokasi markas terpadu penanganan Karhutla.

niss
Penyematan Wing Kehormatan Terbang Layang

"Untuk berapa luas markasnya, saat ini masih dikaji oleh Dinas PUBM. Namun terpenting, nantinya di markas terpadu ini baik BPBD, Pemprov Sumsel, TNI AU dan anggota satgas lainnya akan disatukan dalam satu lokasi," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang menjadi salah satu penerima Wing Kehormatan dari TNI AU mengatakan, pemberian wing kehormatan ini tak sesederhana ketika penyematannya. Lebih jauh, ada proses sinergitas antara TNI dan Forkompinda Sumsel yang berhasil dibangun selama ini terutama persoalan penanganan Karhutla.

"Kerjasama yang dibangun ini tidak mudah, dengan keberhasilan setiap hari melakukan TMC bersama TNI AU mewujudkan bahwa kuatnya sinergitas Forkompinda. Diberikan wing kehormatan ini juga menjadikan kami Pemerintah daerah sebagai bagian keluarga dari TNI AU," katanya.

Untuk mendukung keberhasilan sinergitas dalam penanganan Karhutla, Herman Deru  menilai, keberadaan aset di Lanud SMH Palembang kedepan dapat dikembangkan sebagai lokasi markas terpadu.

"Dulu Gedung di bekas bandara lama ini disebut sebagai Gedung bengkok dan menjadi warisan budaya. Saya sudah instruksikan agar dinas PU melakukan renovasi seperti semula namun fungsinya akan digunakan sebagai markas terpadu siap siaga bencana. Namun bukan sebagai kantor BPBD," jelasnya.

Dinas Kehutanan Sumsel Kini Bisa Pantau Karhutla Lewat Gadget Pakai Aplikasi Si Pakar Hutan

10 Kabupaten di Sumsel Rawan Karhutla, BPBD Sebut Lahan Gambut di Sumsel Banyak yang Rusak

Hutan Lestari Salah Satu Upaya Antisipasi Karhutla

Sejauh ini, evaluasi penanganan Karhutla jauh lebih baik karena telah sebelumnya dilakukan upaya pencegahan melalui modifikasi cuaca. "Hotspot ada tapi skalanya kecil dan itu sudah berhasil ditangani dengan modifikasi cuaca," katanya. (Cr26)

Adapun Pejabat Forkopimda yg menerima Wing Kehormatan Terbang Layang diantaranya

a. Gubernur Sumsel Bpk. H. Herman Deru, S.H., M.M.
b. Ketua DPRD Prov. Sumsel Hj. Anita
c. Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi
d. Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr. Eko Indra Heri, M.M
e. Kajati Prov.Sumsel Bpk. Dr. Wisnu Baroto, SH, M.Hum
f. Kasdam II/Swj Brigjen TNI Muhammad Zamroni, SIP
g. Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H
h. Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji SIP, S. Sos
i. Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Filda Malari

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved