Berita Banyuasin

Jalan Lingkar Pemkab Banyuasin Berlubang dan Tergenangi Air, Dapat Membahayakan Pengendara

Kendati sudah diperbaiki, namun kondisi Jalan Lingkar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, masih rusak dan berlubang apabila hujan digenangi air.

Penulis: Mat Bodok | Editor: Tarso
SRIPOKU.COM / Mat Bodok
Lubang menganga cukup besar dan dalam di ruas jalan lingkar Pemkab Banyuasin yang dapat membayakan pengendara. Foto: Minggu (27/9/2020). 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Kendati sudah diperbaiki, namun kondisi Jalan Lingkar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, masih rusak dan berlubang apabila hujan digenangi air.

Sehingga memprihatinkan dan membahayakan bagi pengendara kendaraan sepeda motor maupun mobil.

Pantauan wartawan, Minggu (27/9/2020) ada beberapa titik kerusakan jalan lingkar Pemkab Banyuasin  yang sangat membahayakan, dan tak jarang pengendara terjebak dan terbalik. Lubang yang digenangi air, membuat cedera pengendara.

Adi (30), salah seorang pengendara yang melintas di jalan lingkar tersebut menyebutkan, sejak jalan tersebut dibangun pada 2014 lalu sampai saat ini, jalan lingkar itu tidak pernah mulus.

Pasien Covid-19 Asal Muara Enim Meninggal Dunia Capai 24 Orang, Hari Ini Bertambah 2 Orang Positif

Direktur RSUD Prabumulih Positif Covid-19 Sebagai OTG, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan Prabumulih

Seorang Pemuda di Muba Tuduh Curi Getah Karet Lalu Bacok Leher Korban, Padahal tak Ada Bukti

“Memang sering dilakuan perbaikan, namun itu tidak bertahan lama dan kembali rusak. Sekarang memang sudah ada perbaikan, tetapi lihat saja, jalan berlubang itu semakin besar bagaikan kolam ikan," kata Adi.

Menurutnya, kerusakan terlihat tak jauh di arah simpang tugu hutan larangan. "Lobang berdiameter 5 - 10 centi meter pokoknya dalam, kalau Kendaran terjebak bisa terbalik dan kerusakan menanti," ujarnya.

Sementara itu, Mulyadi, tokoh masyarakat Banyuasin menyebut jalan sepanjang 9,3 kilometer (KM) tersebut, dibangun pada 2014 lalu dengan dana mencapai Rp 145 miliar. Dana tersebut terangnya, belum ditambah dengan dana perbaikan yang dianggarkan setiap tahunnya.

“Namun sampai saat ini, kondisi jalan masih sangat memprihatinkan." ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved