Breaking News:

Bank Indonesia Sebut Kontraksi Ekonomi Sumsel tidak Seburuk Daerah Lainnya, Perlahan Mulai Membaik

Hal itu melihat proyeksi ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, yakni minus 1% sampai minus 2,9%.

(SHUTTERSTOCK/ J.J GOUIN)
Ilustrasi aneka headline pemberitaan terkait resesi ekonomi akibat Covid-19 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ekonomi Indonesia dipastikan mengalami resesi di kuartal III-2020 ini.

Hal itu melihat proyeksi ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 yang dikeluarkan Kementerian Keuangan, yakni minus 1% sampai minus 2,9%.

Meski resesi diambang mata, tapi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Selatan (Sumsel) Hari Widodo mengatakan belum bisa mengomentari resesi karena masih menunggu data resmi yang akan dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Waspadai Angin Puting Beliung, BMKG Palembang Sebut Berikut Ini Jadi Tanda-tandanya

"Kita tunggu hasil rilis data BPS saja dan semoga hasilnya bagus walau minus namun tidak dalam," ujar Hari Widodo ketika dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020).

Menurutnya saat kondisi ekonomi mulai berangsur pulih meski belum kembali normal seperti sebelum pandemi.

Kodisi ekonomi Sumsel termasuk yang baik di tanah air karena meski kontraksi tapi tidak sedalam kontraksi daerah lainnya di tanah air.

Berdasarkan rilis Bps bullu juga tercermin ekspor Sumsel mulai naik dibanding bulan sebelumnya atau month to month walaupun jika dihitung secara tahunan masih belum sma nilainya dengan tahun lalu.

Diknas Muara Enim Terpaksa Hentikan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka di Empat Kecamatan

Hari menilai upaya bank yang telah menggelontorkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) juga mulai terlihat dampaknya karena saat ini aktivitas ekonomi sudah mulai terlihat.

Geliat ekonomi di pasar tradisional, mall dan pusat keramaian juga mulai terlihat. Itu artinya masyarakat sudah kembali bertugas lagi sehingga roda perekonomian kembali berputar.

Hanya saja aktivitas ekonomi yang mulai bergeliat ini harus diwaspadai dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Jangan sampai niat memulihkan ekonomi justru menambah kluster atau jumlah penyebaran covid-19.

RESMI - Chelsea Berhasil Datangkan Edouard Mendy, Kepa Arrizabalaga Siap-siap Tergeser

"Kuncinya jika ekonomi dan efektivitas bisa kembali pulih, faktor kesehtannya juga harus dikendalikan, ditekan, lebih baik jika zero sebab semua aktivitas akan kembali normal seperti sedia kala dan ekonomi juga akan kembali efektif dan begerak," ujarnya.

Hari juga mengatakan agar masyarakat jangan panik dengan kata resesi dan beraktivitas seperti biasa karena dengan bergeraknya roda ekonomi akan membantu ekonomi pulih.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved