Breaking News:

Tari Kuntulan

Tari Kuntulan Banyuwangi, Mulai Dikenal Saat Kesenian Hadrah Muncul, Islami Tetap Eksis Hingga Kini.

Tahun 1950 tari Kuntulan mulai dikenal saat kesenian hadrah muncul, masih kental nuansa keislamannya. Musik pengiring yang digunakan adalah rebana

https://travel.kompas.com/
Ilustrasi Tarian petik teh 

 SRIPOKU.COM, BANYUWANGI - Tari Kuntulan adalah salah satu khas tarian kesenian yang di miliki Banyuwangi

Tahun 1950 tari Kuntulan mulai dikenal  saat kesenian hadrah muncul,  masih kental nuansa keislamannya.

Musik pengiring yang digunakan  adalah  rebana dan kendang.

Pengiring penariya adalah perempuan sedangkan tem bang yang dilantunkan  bait-baid burdah.

Jumlah alat musik yang digunakan enam buah rebana se bagai alat musik  utama plus dan alat musik tambahan  seperti drum, beduk yang besar, beduk kecil, kenong, kluncing dan gong. 

Musik dan tarian mengandung nilai-nilai yang sangat religius.

Viral TikTok Meniup Seruling Tarian Ular Kadispora Bondowoso, Ada Perempuan Menari di Atas Meja

Ketika masa penjajahan Belanda, masuknya agama Islam ke Banyuwangi untuk meredam pasukan daerah ini yang terkenal sulit ditaklukkan.

Belanda berhasil merebut kekuasaan Banyuwangi dengan serangkaian aturan permainan agama yang dilakukan penguasanya.

Singkat cerita, Raden Mas Alit sebagai bupati pertama di Banyuwangi, kemudian oleh Belanda diharuskan memeluk agama islam.

Semasa Raden Mas Alit, kesenian tari Gandrung lebih dulu ada.

Halaman
12
Editor: aminuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved