Tonjokan Mematikan Khamzat Chimaev Buat Lawannya Gerald Meerschaert Terkapar dalam 17 Detik
Catatan positif kembali ditorehkan petarung Ultimate Figting Championship alias UFC yakni Khamzat Chimaev
SRIPOKU.COM -- Catatan positif kembali ditorehkan petarung Ultimate Figting Championship alias UFC yakni Khamzat Chimaev.
Dalam laga ketiganya itu, Khamzat Chimaev berhasil mengalahkan lawannya Gerald Meerschaert.
Tidak butuh lama, ronde pertama baru berjalan 17 detik, Khamzat Chimaev sudah melayangkan pukulannya ke Gerald Meerschaert.
Dalam kesetika petarung 32 tahun tersebut tersungkur.
Wasit langsung menghentikan laga, memmberikan kemenangan bagi Khamzat Chimaev.
Dalam pertandingan yang berlangsung di UFC APEX, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (20/9/2020) pagi WIB, Chimaev benar-benar tampil luar biasa, seperti dikutip dari BolaSport.com.
Petarung asal Swedia itu hanya membutuhkan waktu 17 detik untuk mengakhiri perlawanan Gerald Meerschaert melalui sebuah pukulan mematikan.
• Hubungan Dustin Poirier dan Bos UFC Memanas, Petarung Bellator: Yuk Hijrah
• Monster Baru UFC Sesumbar Lagi, Kutip Kata-kata Sangar Mike Tyson Waktu Menang 38 Detik
Chimaev langsung tampil agresif dengan menyudutkan gerak langkah Meerschaert hingga ke tepi arena.
Tak lama kemudian, petarung berusia 26 tahun itu segera melayangkan tonjokan maut yang mengarah tepat ke dagu bagian kiri Meerschaert.
Meerschaert pun langsung tumbang usai menerima pukulan telak Chiamev.
Di sisi lain, Chiamev langsung menghujani beberapa pukulan lagi ke arah petarung berusia 32 tahun tersebut.
Melihat Gerald Meerschaert yang sudah terkapar tak berdaya, wasit pun langsung memutuskan menghentikan laga pada ronde pertama dan memberikan kemenangan untuk Khamzat Chimaev.
Hasil ini membuat Chimaev memperpanjang catatan positifnya sejak pertama kali tampil pada ajang UFC Juli lalu.
Dari total tiga laga yang sudah dijalani, Chimaev selalu meraih kemenangan, perinciannya sekali melalui submission dan dua kali melalui kemenangan KO/TKO.
Sementara itu, kekalahan dari Chimaev memperpanjang catatan minor Gerald Meerschaert.
Sebelumnya, dia juga menelan kekalahan dari Ian Heinisch pada UFC 250 yang berlangsung Juni lalu.