Breaking News:

Dua Desa di Pagaralam Ini Terancam Terisolir, Warga: Kami Tidak Bise Keluar dari Dusun

Dua Desa di Kota Pagaralam ini yaitu Desa Tanjung Taring dan Tanjung Keling Kecamatan Dempo Utara terancam terisolir.

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
JALAN LONGSOR : Tampak kondisi jalan menuju ke dua Desa Tanjung Taring dan Tanjung Keling yang longsor dan nyaris membuat badan jalan amblas. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Dua Desa di Kota Pagaralam ini yaitu Desa Tanjung Taring dan Desa Tanjung Keling, Kecamatan Dempo Utara terancam terisolir. Pasalnya akses jalan masuk dan keluar satu-satunya menuju dua desa tersebut nyaris putus.

Jalan yang ada terdapat beberapa titik yang amblas kondisi kini semakin parah seperti didekat pintu masuk objek wisata Air Terjun Pintu Langit.

Pantauan sripoku.com, kondisi sisi jalan sudah mangalami longsor.

Hal ini disebabkan badan jalan yang memang berada ditepi jurang yang cukup dalam kondisi ini membuat jalan nyaris terbawa amblas.

Salah satu warga Endang (37) mengatakan, warga sangat mengkhawatirkan kondisi akses jalan menuju desanya, pasalnya ada beberapa badan jalan yang amblas.

"Jalan ini merupakan akses jalan satu-satunya untuk masuk dan keluar ke dua desa yaitu Desa Tanjung Keling dan Desa Tanjung Taring namun parahnya ada beberapa titik jalan yang amblas," ujarnya.

Herman Deru Inginkan SMKN Batumarta Dikenal Karena Kualitasnya & Jadi Percontohan Bagi Sekolah Lain

Jadi Mahasiswi Hindu Pertama Lulus di UMI, Ayu Selesaikan Gelar Dokter, Perjuangannya Curi Perhatian

Dari beberapa titik jalan yang amblas namun yang paling dikhwatirkan warga yaitu jalan amblas didekat pintu masuk objek wisata Air Terjun Pintu Langit.

"Kondisi jalan yang didepan pintu masuk Air Terjun Pintu Langit itu yang kami takutkan amblas pak karena beberapa waktu lalu sudah pernah longsor dan hampir membawa badan jalan," katanya.

Senada dikatakan Mustopa warga yang sama dirinya khawatir jika musim hujan nanti jalan tersebut bisa saja putus pasalnya kondisi longsoran yang lama tanpak rawan longsor kembali.

"Kami khawatir jika musim hujan mulai nanti jalan ini kembali longsor."

"Jika longsor maka badan jalan akan putus dan kami akan terisolir karena ini merupakan akses satu-satu."

"Kami berharap pemerintah bisa memperhatikan kondisi jalan kami agar bisa diperbaikki yang sudah amblas," harapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved