Virus Corona di Sumsel

Curahan Hati Pengusaha Papan Bunga di Musirawas, Sejak Pandemi Covid-19 Omzet Turun hingga 70 Persen

Pandemi covid-19 berdampak pada usaha papan bunga di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sumsel).

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Ahmad Farozi
Salah seorang pemilik usaha papan bunga, Irham (40), yang berlokasi di Kecamatan Tugumulyo, tengah menyelesaikan pesanan papan bunga, Minggu (20/9/2020) 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS -- Pandemi covid-19 berdampak pada usaha papan bunga di Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sumsel).

Firmansyah (45), pemilik salah satu usaha papan bunga "Nabila Florist" yang berlokasi di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musirawas.

Dia menuturkan, omzet bisnis papan bunganya terjun bebas selama masa pandemi covid-19 ini.

"Sejak pandemi covid-19, omzet usaha kami turun drastis. Kalau dipersentasekan, penurunan omzet mencapai 70 persen dibandingkan dalam kondisi normal, sebelum adanya pandemi covid-19 ini," kata Firmansyah, kepada Sripoku.com, Minggu (20/9/2020).

Dikatakan, dalam kondisi normal sebelum pandemi covid-19, pemesan papan bunga ditempatnya mencapai lebih dari 40 unit papan bunga setiap bulannya.

Kantor KPU Muratara Tutup 3 Hari Pasca 8 Orang Terpapar Covid-19, Bagaimana Tahapan Pilkada ?

 

Gugus Tugas Covid-19 Jemput Dua Orang Positif Covid-19 yang Ancam Sebarkan Virus Corona

Menurut dia, setiap minggu pasti ada pesanan.

Sementara saat ini, dalam satu bulan jumlah pesanan di bawah 10 unit papan bunga.

Menurutnya, turunnya omzet ini karena saat pandemi covid-19 ini nyaris tidak ada warga yang menggelar hajatan.

Karena pemesanan papan bunganya selama ini banyak disewa oleh warga untuk ucapan selamat bagi warga yang menggelar hajatan.
"Kalau sekarang ini, paling-paling yang sewa papan bunga ini untuk ucapan duka cita.

Kalau ucapan selamat untuk hajatan, nyaris tak ada, karena disaat pendemi covid-19, hajatan boleh dikatakan sangat jarang digelar warga," katanya.

Senada dikatakan Irham (40), pemilik usaha papan bunga "Faqih Florist" di Pasar B Kecamatan Tugumulyo.

Menurutnya, dimasa pendemi covid-19 ini, memang omzet papan bunga jauh menurun.

Dia menyebutkan penurunan pemesanan papan bunga ditempatnya berkisar 50 persen atau separuh dibandingkan omzet dalam kondisi normal selama ini.

"Mau gimana lagi, memang kondisi covid-19 ini sangat berpengaruh terhadap dunia usaha, termasuk usaha papan bunga seperti saya ini.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved