Breaking News:

Bantuan Makanan Terus Diberikan untuk Puluhan Santri yang Positif Covid-19, Dikarantina di Ponpes

Sebanyak 36 santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Babat, Lamongan, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19.

(Shutterstock)
Ilustrasi virus corona. 

SRIPOKU.COM - Sebanyak 36 santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Babat, Lamongan, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Lamongan, Taufik Hidayat, mengatakan saat ini puluhan santri tersebut tengah menjalani perawatan di ponpes.

"Selama isolasi dilakukan, pendampingan akan terus dilakukan oleh Satgas Covid-19. Mengecek kondisi mereka, sekaligus memastikan asupan gizi, vitamin, dan obat anti virus," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2020).

Polisi Selidiki Video Bendera Indonesia Terkapar di Lantai dan Disikat dengan Sikat Kamar Mandi

Adapun pemerintah kabupaten dibantu pihak lainnya telah memasok makanan untuk para santri.

"Sudah dilakukan isolasi mandiri di lingkungan ponpes, dengan kami semua bersama Pemkab Lamongan akan memasok semua kebutuhan mereka," ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun saat dihubungi.

Harun bersama dengan Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono dan Bupati Lamongan Fadeli, sudah bertemu dan menjalin koordinasi dengan pengasuh ponpes tersebut.

Di Tengah Keramaian, Pria OKU Timur Ini Tembak Kaki Seorang Pemilik Motor, Warga tak Berani Mendekat

"Tentu kami akan berkoordinasi terus dengan TNI dan Satgas Covid-19 di sini, termasuk dinas kesehatan untuk memantau kondisi dan aktivitas mereka," jelasnya.

"Kita sudah komitmen bersama pengurus dan pemangku ponpes, mereka melakukan isolasi di ponpes. Tidak bisa keluar-masuk, makanya kita stok semua.

Mereka kami dropping bahan-bahan makanan, vitamin, dropping obat juga," ucap Harun.

Bersamaan agenda koordinasi dengan pengasuh dan pengurus Ponpes yang dilakukan hari ini, jajaran Forkopimda Lamongan juga turut menyalurkan bantuan sembako, vitamin, obat-obatan, dan juga masker, sebagai upaya dukungan terhadap isolasi yang tengah dijalani para santri.

Kondisi Cewek Berhijab yang Ditemukan Nyaris Tanpa Busana di Hutan Pinus, Korban Pemerkosaan Teman

Puluhan santri yang terpapar Covid sudah dipisahkan dari mereka yang masih sehat di salah satu ruangan dengan standar kesehatan.

"Kami juga akan lakukan tracing keluarga para santri tersebut, serta sterilisasi lingkungan ponpes dengan rutin," tutur Taufik yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lamongan.

Isolasi mandiri selama 14 hari dilakukan lantaran santri yang positif terkonfirmasi Covid-19 dalam keadaan sehat dan tidak ada yang komorbid.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup "

Editor: Refly Permana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved