Breaking News:

Jokowi Sampai Turun Tangan Buntut Penusukan Syekh Ali Jaber, Kerahkan BNPT Usut Penyerangan Ulama

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), ikut merespon kejadian penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber.

Kolase SRIPOKU.COM / Tribunews.com
Presiden Jokowi dan Syekh Ali jaber 

SRIPOKU.COM, JAKARTA -- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), ikut merespon kejadian penusukan yang dialami Syekh Ali Jaber.

Melalui Menko Polhukam Mahfud MD, Jokowi memerintahkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Polri, dan Badan Intelijen Negara, mengusut kasus penyerangan ulama yang terjadi sebelum penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber.

Jokowi meminta pengusutan tuntas setiap kasus itu, supaya kasus-kasus penyerangan terhadap ulama ini tidak menjadi spekulasi liar oleh masyarakat.

"Tadi mendapat pesan dari bapak presiden agar BNPT dan instansi terkait seperti Polri, BIN, dan lain-lai itu menjejak juga.

Selama 2016, 2017, 2018, ada kasus seperti ini selalu modusnya sama yaitu sakit jiwa lalu hilang kasusnya.

Nah sekarang ini diselediki lagi, jangan-jangan yang dulu-dulu itu diorganisir oleh orang yang sama," kata Menko Polhukam, Mahfud MD, dikutip dari Kompas TV, Kamis (17/9/2020).

Alibi AA Orang Gila Terpatahkan, Polri Ungkap Nasib Penusuk Syekh Ali Jaber: Terancam Hukum Mati

 

Terungkap Motif Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber, Tak Alami Gangguan Jiwa dan Berikut Ini 4 Faktanya

Sementara dari pemeriksaan, motif sementara AA (24) pelaku penusukan karena merasa kesal dengan dakwah yang disampaikan oleh Syekh Ali Jaber.

Hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku juga dinyatakan sehat, tidak mengalami gangguan jiwa.

Hal ini berdasarkan penilaian psikiater berdasarkan sikap tersangka selama pemeriksaan yang masih bisa menjawab pertanyaan dengan baik.

Libatkan 2 Tim Dokter

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved