Breaking News:

Berita Muara Enim

PTBA Berikan Beasiswa Tiga Anak SD Terancam Putus Sekolah di Lawang Kidul Muara Enim Sumsel

Tiara, Julia dan Cristina, bocah SD yang hidup dalam kekurangan di KecamatanLawang Kidul Muara Enim Sumsel akhirnya dibantu beasiswa dari PTBA.

SRIPOKU.COM/Ardani Zuhri
Tiara, Julia dan Cristina, tiga bocah kurang mampu di Lawang Kidul Muara Enim yang dibantu beasiswa oleh PTBA, Rabu (16/9/2020) 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Usianya baru 11 tahun, namun Tiara Aprilia telah memiliki pengalaman hidup yang luar biasa.
Di saat teman-teman sebayanya menghabiskan waktu untuk bermain dan belajar, Tiara justru berpacu dengan waktu dan banting tulang untuk membantu kedua orang tuanya.

Tiara bocah dari Muara Enim ini tinggal bersama orang tua dan tiga saudaranya di sebuah rumah tumpangan di Kecamatan Lawang Kidul Muara Enim.

Ayahnya seorang buruh kasar yang bekerja serabutan, sementara ibunya pengepul barang bekas.

Sejak pandemi melanda, kehidupan keluarga Tiara semakin berat. Sudah dua bulan terakhir ia dan keluarganya diketahui bertahan hidup tanpa listrik dan air bersih.

Tapi, bocah ini tak pernah mengeluh. Bahkan, bersama dengan saudara-saudaranya ia lebih memilih berpeluh untuk membantu sang ibu mencari dan mengumpulkan barang-barang bekas.

Menghabiskan waktu belasan jam, demi sesuap nasi di penghujung hari.

Meski bernasib kurang beruntung dibanding kawan-kawannya, Tiara tak pernah berhenti bermimpi. Ia dan adiknya, Julia Sari yang baru berusia 7 tahun, tak mau mengubur semangat mereka untuk bisa meneruskan sekolah. Meski harapan untuk menimba ilmu kian hari seakan kian jauh.

Kisah yang sama datang dari Cristina, 11 tahun yang merupakan putri dari seorang buruh tani yang hanya menggarap ladang ubi milik warga yang tak terpakai.

Semestinya Cristina sudah duduk di kelas 5 SD, namun kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan membuatnya tak pernah mengecap bangku pendidikan formal.

Ia hidup bersama kedua orang tua, dan lima saudara lainnya di Desa Tegal Rejo, Lawang Kidul. Kondisi ekonomi yang jauh dari layak, membuat ia dan keluarga hidup sehari-hari tanpa fasilitas penerangan dan listrik yang memadai.

Kecelakaan Maut Motor Vs Motor di Muratara, Masing-Masing Pengendaranya Tewas, Penumpangnya Selamat

Bupati Musirawas Serahkan Langsung SK Kenaikan Pangkat 17 ASN di Sukakarya dan BTS Ulu

Curi Motor Kawasaki Ninja, Warga OKU Timur Ini Preteli Motor Curiannya Untuk Dijual di Medsos

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved