Breaking News:

Berita Palembang

Mulai Kamis Lusa, Warga Palembang tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah Dikenakan Denda Rp 500 Ribu

Tim Hunter Carli Sat Sabhara Polrestabes kembali melakukan sosialisasi kepada pengendara yang tidak mengunakan masker.

SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Tim Hunter Carli Sat Sabhara Polrestabes kembali melakukan sosialisasi kepada pengendara yang tidak mengunakan masker. Adapun sosialisasi digelar di kawasan Jalan Gubernur H.A Bastari Jakabaring Palembang, Selasa, (15/9). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tim Hunter Carli Sat Sabhara Polrestabes Palembang,  kembali melakukan sosialisasi kepada pengendara yang tidak mengunakan masker.

Sosialisasi digelar di kawasan Jalan Gubernur H.A Bastari Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan, (Sumsel) Selasa, (15/9/2020).

Hasilnya masih banyak warga yang tak menggunakan masker.

Warga dihukum push up hingga menyanyi.

Namun mulai Kamis (17/9/20200 masih ada warga yang tak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah maka akan didenda Rp 500 ribu.

Dalam sosialisasi ini, petugas mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Tak Pakai Masker Dokter Terjaring Razia, Protes: Kalau Naik Mobil Pribadi Kenapa Harus Pakai Masker?

 

Pemkot Palembang Fokus Pada Pembagian Masker dan Vitamin

Sementara, Kasat Sabhara Polrestabes Palembang AKBP Sony Trianto melalui Danru Carli 1 Ipda Rudi mengatakan sosialisasi hari ini terlihat masih banyak masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan dengan mengunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Kita terus melakukan sosialisasi ini kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker.

Di sini juga untuk tindakan hukuman kita berlakukan bagi masyarakat yang tidak memakai masker seperti push up dan bernyanyi," ungkap Rudi.

Lanjutnya, hingga saat ini pihaknya masih memberikan tolenransi dengan memberikan hukuman push up dan bernyanyi, apa bila hari kamis 17 September 2020 nanti akan diberlakukan denda sesuai dengan Perwalikota Palembang sebesar Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu.

"Masyarakat yang tidak memakai masker hanya diberi tindakan push up dan bernyanyi, namun apa bila sampai hari kamis masih ada masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, akan kita kenakan denda uang sebesar Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu rupiah" tegasnya.

Sedangkan, salah satu pengemudi mobil angkutan tanah, yang namanya mintak di inisialkan, AB (35) warga Rambutan Kabupaten Banyuasin yang tidak menggunakan masker, terpaksa disetop oleh tim Hunter dan diberi hukuman Push up.

" Sebenarnya saya ada masker, cuma lupa saya lupa pakainya pak, saya juga sudah keburu di stop pak polisi jadi terpaksa di hukum push up dari pada didenda Rp 500 ribu," katanya.

Penulis: Andi Wijaya
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved