Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Hari Ini Sumsel Catat Persentase Kesembuhan Covid-19 Tertinggi, Sayang Angka Meninggal Juga Banyak

Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 atau Virus Corona di Sumsel mengalami peningkatan dalam beberapa hari ini.

Ist
Yusri 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 atau Virus Corona di Sumsel mengalami peningkatan dalam beberapa hari ini.

Angka sembuh dari Covid-19 tertinggi dicatatkan pada Senin (14/9/2020) dengan 99 kasus sembuh.

Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri, menyebutkan saat ini persentase sembuh dari Covid-19 di Sumsel sebesar 74 persen.

Fakta Baru Cinta Segitiga Berdarah di Prabumulih, Pelaku yang Kesal Tikam Korban di Depan Anaknya

"Kalau bulan lalu sembuh masih di bawah 70 persen. Ini rata-rata dari pasien ringan dan sedang," katanya, Senin (14/9/2020).

Meski angka sembuh mengalami peningkatan yang signifikan, namun di sisi lain kasus meninggal dunia dengan Covid-19 terus bertambah.

Pada hari yang sama, meninggal dunia dengan Covid-19 ada lima orang, yang terdiri dari Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) tiga orang, Palembang satu orang, dan satu orang lagi dari Musi Banyuasin.

Menurut Yusri, kematian pasien ini selain karena virus juga karena adanya penyakit penyerta (komorbid).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumsel Menggelar Lomba Vocal Group Lagu Daerah

"Rata-rata meninggal karena ada penyakit penyerta seperti hipertensi dan jantung," ujarnya.

Dia menjelaskan, saat ini penambahan kasus Covid-19 pun terhitung stabil. Penambangan kasus selama dua pekan ini berada di rentang 20-60 atau masih lebih rendah dibanding Agustus lalu yang hingga 20-70 kasus.

"Dibanding bulan lalu saat ini stabil penambahan hanya paling tinggi 60 kasus. Ini sifatnya fluktuasi walaupun stabil," jelas dia.

Masyarakat pun diminta terus waspada sebab bisa saja keadaan berubah dan kasus mengalami peningkatan.

Pemkab Muba Bakal Bangun Stasiun Pamantau Keamanan dan Keselamatan Laut di Kecamatan Lalan

Hal ini, lanjut Yusri, tergantung dengan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Terlebih, saat ini mobilitas masyarakat kembali mengingkat.

"Kita harus selalu waspada. Apalagi, saat ini penularan sudah banyak terjadi di lingkungan kerja, perkantoran." ujar Yusri.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved