Piala Thomas dan Uber 2020

Tim Indonesia Jadi Negara Kelima yang Resmi Mundur dari Turnamen Piala Thomas dan Uber 2020

Tim Indonesia telah membuat keputusan terkait keikutsertaannya dalam ajang turnamen Piala Thomas dan Uber 2020.

Editor: Adrian Yunus
ANDREAS JOEVI/BOLASPORT.COM
Denamrk lakukan persiapan maksimal untuk menggelar Piala Thomas dan Uber 2020, di kota Aarhus, Denmark. 

SRIPOKU.COM - Lima negara termasuk Tim Indonesia telah memutuskan untuk mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020 yang sedianya berlangsung pada 3-11 Oktober di Denmark.

Tim Indonesia telah membuat keputusan terkait keikutsertaannya dalam ajang turnamen Piala Thomas dan Uber 2020.

Setelah melalui perundingan dengan matang, Tim Indonesia pun memutuskan untuk mundur dari ajang supremasi bergengsi Piala Thomas dan Uber 2020.

Kepastian mundurnya Tim Indonesia dari keikutsertaan Piala Thomas dan Uber 2020 dirilis langsung lewat laman resmi, pada Jumat (11/9/2020).

Liverpool vs Leeds United, Redam Strategi si Gila.

Prediksi Liverpool vs Leeds United, Celah Tim Marcelo Bielsa Kalahkan Skuat Jurgen Klopp

Siaran Liga Inggris Malam Ini, Live NET TV & Mola TV: Fulham vs Arsenal hingga Liverpool vs Leeds

Dikutip dari laman Badminton Indonesia, ada tiga alasan yang mendasari Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) melakukan langkah demikian.

Alasan pertama yakni diawali dari adanya rasa khawatir dari para atlet terhadap kemungkinan mereka akan terpapar Covid-19.

Kekhawatiran ini mulai dipikirkan oleh para atlet baik saat melakukan perjalanan, di tempat transit atau di tempat pertandingan.

Kedua, para atlet dan ofisial menyuarakan keraguan mereka untuk ambil bagian di turnamen bergengsi ini karena tidak ada jaminan dari BWF (Badminton World Federation).

Belum ada jaminan dari BWF ini membuat Tim Indonesia bertanya-tanya tekait siapa yang akan bertanggungjawab menangani dan bagaimana penanganan selanjutnya apabila hal yang tidak diinginkan terjadi.

Kemudian yang terakhir, mengacu dengan dua alasan diatas para petinggi yang mengurus bulutangkis di Indonesia pun mengambil keputusan strategis.

Para petinggi tersebut meliputi, Ketua Umum PP PBSI Wiranto, Wakil Ketua Umum I dan Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto.

Tak lupa adapula Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti yang memutuskan tim bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas & Uber 2020.

Mundurnya Tim Indonesia dari Piala Thomas dan Uber 2020 disampaikan langsung oleh Sekjend PP PBSI.

"Tim Indonesia dipastikan mundur dari Piala Thomas & Uber 2020, kami sudah mengirim surat ke Menpora dan akan segera mengirim pernyataan tertulis ke BWF mengenai hal ini."

"Keputusan ini diambil setelah kami berdiskusi dengan para atlet dan tim ofisial,” kata Budiharto kepada Badmintonindonesia.org.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved