UFC

Augusto Sakai Ceritakan Pengalaman Ngeri Diterkam Alistair Overeem pada UFC Fight Night 176

Namun, pada akhirnya pengalaman segudang milik, Alistair Overeem berhasil menghadirkan kekalahan pertama bagi Sakai

Editor: Adrian Yunus
INSTAGRAM/UFC
Augusto Sakai (bawah) tak berdaya disikuti Alistair Overeem (atas) pada UFC Fight Night 176 Minggu (6/9/2020). 

SRIPOKU.COM - Petarung asal Brazil, Augusto Sakai menceritakan keadaannya pasca diterkam habis oleh petarung veteran, Alistair Overeem pada UFC Fight 176 (6/9/2020).

Naik ke oktagon UFC Fight Night 176 kemarin, sebenarnya dewi-dewi kepercayaan diri sebenarnya tengah bergelayutan di kubu Augusto Sakai.

Bagaimana tidak, ia tengah dalam kondisi membawa rekor empat kemenangan beruntun setelah tanda tangani kontrak pada dua tahun yang lalu.

UFC 253 Belum Dimulai, Paulo Costa Sudah Bikin Israel Adesanya KW Modar

Latihan Bareng Sapi dan Kuda! Petarung UFC Dapat Hasil Setimpal

Dari Bulu ke Berat, Legenda UFC Ini Bertarung di 6 Kelas Berbeda

Bahkan ia terakhir kali berhasil mengalahkan petarung kuat, Blagoy Ivanov pada bulan Mei kemarin.

Namun, pada akhirnya pengalaman segudang milik, Alistair Overeem berhasil menghadirkan kekalahan pertama bagi Sakai di ajang UFC.

Selain menerima kekalahan pertamanya di ajang ini, Sakai juga harus punya merasakan pahitnya kekalahan pertama secara KO sepanjang kariernya.

Disikat dengan tendangan lutut dan sikutan mematikan dari Overeem yang berperawakan bak monster, tentu Sakai tidak bisa berbuat banyak.

Sakai mengaku banyak dari tulang rusuknya yang patah akibat diterkam brutal oleh Overeem saat itu.

"Di ronde kedua, saya dihajar dengan lutut yang membuat dua tulang rusuk saya dislokasi," ungkap Sakai dilansir Juara.net dari MMA Mania.

"Saat dia membawa saya di bawah, dia menghajar saya dengan sikutannya yang membuat dua tulang rusuk saya yang lainnya juga patah.

Jadi ada empat tulang rusuk saya yang patah. Itu sangat mempengaruhi saya. Saya tidak bisa bertahan dari takedown," imbuhnya.

Selain dua serangan mematikan yang mematahkan empat rusuknya itu, Yang jelas, Sakai benar-benar sadar bahwa melawan petarung yang sudah bertaruh nyawa di UFC lebih dari dua dekade memanglah hal yang menyulitkan.

"Saya sangat yakin ia memanfaatkan pengalamannya di sini, tapi saya sudah mengira hal itu," ungkapnya.

"Apa yang membuat saya sulit di sini, dan saya tidak akan mencari alasan di sini, adalah rasa sakit pada rusuk saya. Meski saya sudah berusaha menahan sekuat tenaga," imbuhnya.

Kekalahan atas Overeem membuat Sakai harus menahan sejenak hasratnya untuk segera merangsek ke jajaran petarung elit di kelas berat.

Di sisi yang lain, Overeem tengah kembali memupuk modal untuk menatang sang juara untuk terakhir kalinya dan menutup karier dengan bangga.

Sumber : Juara.net

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved