Breaking News:

Minibus Tertabrak Kereta Api di Ogan Ilir, 3 Penumpang Pasrah Usai Pintu Mendadak tak Bisa Dibuka

Wanita 44 tahun ini merupakan satu dari tiga korban kecelakaan di mana mobil yang mereka tumpangi ditabrak kereta api

Editor: Refly Permana
sripoku.com/anton
Ilustrasi tabrakan kereta api dan mobil 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Ana Monica mengaku masih trauma meskipun saat ini dirinya baik-baik saja.

Wanita 44 tahun ini merupakan satu dari tiga korban kecelakaan di mana mobil yang mereka tumpangi ditabrak kereta api pada Selasa (8/9/2020) petang pukul 16.00.

Ana bersama Ningsih (49 tahun) dan Giovanni (38 tahun) mengendarai minibus dari arah Palembang menuju Desa Soal Batok, Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.

Rizki DA Jujur Rumah Tangganya Ada Masalah, Reaksi Orang Tua Nadya Dibongkar: Bukan Urusan Mama

"Tujuan kami mau menawarkan barang-barang elektronik. Kami ini dagang," kata Ana, Rabu. (9/9/2020).

Saat memasuki wilayah Desa Soak Batok, mobil Daihatsu Gran Max dengan pelat nomor BG 1264 OP yang dikemudikan Giovanni melintasi perlintasan rel kereta tanpa palang pintu.

Karena melihat hanya ada akses jalan tanah bebatuan menuju tujuan, rombongan sepakat jalur rel ganda tersebut.

"Lewatlah kami di rel itu. Menyeberang begitu," ujar Ana.

Motor Seorang Wartawan TVRI Hilang Dicuri, Sudah 10 Hari Diparkirkan di Kantor, Pelaku Terekam CCTV

Tiba-tiba, kata Ana, dari kejauhan terdengar bunyi kereta api yang melaju dari arah Palembang.

Kepanikan pun melanda ketiga orang di dalam mobil.

Kepanikan pun semakin menjadi saat ketiga orang penumpang hendak keluar, pintu mobil tak dapat dibuka.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved