Breaking News:

Museum Bawah Laut

Wooow, Museum Bawah Laut di Australia, Kini Sudah Dibuka untuk Umum, Rasakan Sensasi Bawah Lautnya

Para penyelam dapat beristirahat dan melihat karya seni dan snorkeller akan dapat melihat ke bawah ke museum yang berada di kedalaman air 17 meter

Geomagz - ESDM
Ilustrasi air panas bawah laut 

SRIPOKU.COM, AUSTRALIA - Wisatawan dari seluruh dunia saat ini sudah bisa mengunjungi museum bawah laut di Australia.

Museum bawah laut tersebut menampilkan karya pematung Jason deCaires Taylor yang menghiasi dasar laut dari Cancun hingga Norwegia .

Di museum bawah air ini ada taman patung yang memiliki pesan mendalam untuk menyoroti masalah ekosistem dan pentingnya konservasi.

Museum bawah air ini berada di Townsville di John Brewer Reef.

Setelah Lima Bulan Tutup, Kini Museum SMB II Palembang Mulai Terima Pengunjung

Museum bawah air ini berukuran 72 meter persegi dengan kerangka 165 ton memiliki delapan sosok manusia di dalamnya.

Sosok manusia patung ini menggambarkan ilmuwan, konservasionis, dan tukang kebun karang.

Para penyelam dapat beristirahat dan melihat karya seni dan snorkeller akan dapat melihat ke bawah ke museum yang berada di kedalaman 17 meter tetapi terlihat dari permukaan.

Rumah kaca ini terbuat dari semen ramah lingkungan dengan pH netral dan ditambatkan ke dasar laut.

Ada tiga pintu masuk utama menuju Rumah Kaca dan penghuninya, sedangkan di luarnya terdapat 25 patung antara lain pabrik keju, kayu putih daun pipih, dan anak duduk.

Kamus Aksara Jawi dan Kitab Fiqih Milik KH Ahmad Yani Dihibahkan ke Museum Negeri Sumsel

Seniman patung deCaires Taylor mengatakan bahwa patung Coral Greenhouse memfokuskan pada berbagai bidang studi ilmu kelautan, berkebun karang, seni dan arsitektur bawah air serta lingkungan dan dengan itu menjadi titik awal untuk pemahaman yang lebih baik tentang Great Barrier Reef dan ekologinya.

Halaman
12
Editor: aminuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved