Breaking News:

Berita Empat Lawang

Mengenal Tradisi Ngidang Ala Kecamatan Paiker Empat Lawang Saat Gelar Persedekahan

Seiring diperbolehkannya acara hajatan dan acara syukururan di Empat Lawang di era new normal baru saat ini

handout
Masyarakat di Kecamatan Paiker bersama Camat Paiker, Noperman Subhi Ngidang di acara persedekahan 

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG -- Seiring diperbolehkannya acara hajatan dan acara syukururan di Empat Lawang di era new normal baru saat ini

Masyarakat di Empat Lawang yang melangsungkan resepsi pernikahan, Acara untuk mewujudkan rasa syukur seperti aqiqah anak, membayar nazar atau yang lainnya menyambut dengan gembira.

Karena persedekahan, khusus berupa pesta yang selama ini tertunda sudah bisa diselenggarakan.

Akan tetapi tetap harus mentaati protokol kesehatan, meminta izin ke pihak kepolisian (Polsek) dan diawasi oleh babinsa, babinkamtibmas dan dinas kesehatan (Puskesmas).

Dibalik kegiatan tersebut, khususnya yang ada di Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) persedekahan atau syukuran dilaksanakan tetap dengan menggunakan adat setempat, namanya ngidang, jamuan makan minum melalui cara dihidangkan, yang dimakan secara kelompok.

Seorang Bandar Sabu di Lempuing OKI Lagi Pesta Sabu di Kamar Hotel Bersama Cewek Cantik 19 Tahun

 

Jarang Terekspos, Ini Potret Bre Datau Putra Bungsu dari Artis Cantik Nunu Datau, Tampan dan Menawan

Tidak seperti yang diadakan di kota, jamuan kepada para undangan dilaksanakan secara langsung dan prasmanan.

Di Paiker, Kabupaten Empat Lawang, tradisi Ngidang ini undangan datang pertama dijamu berupa makan ringan berupa kue- kue atau makanan khas Paiker seperti Lemang.

Setelah itu acara dimulai seperti prosesi persedekahan biasanya.

Setelah itu undangan dipersilahkan untuk menyantap makanan besar berupa daging yang sudah dipotong pada satu hari sebelum acara atau masyarakat setempat menyebut dengan melelek, yang disantap dengan cara dihidangkan yang peruntukan bagi 5 - 8 orang.

Hari melelek merupakan aktivitas menyiapkan dan mengolah bahan makanan untuk hari jadi (hari persedekahan atau syukuran), artinya menyembelih hewan untuk dipersiapkan di hari jadi persedekahan.

Uniknya, tidak seperti di kota, persedekahan tidak mesti dilaksanakan pada hari libur, bisa dilaksanakan pada hari apapun.

Setelah acara selesai, undangan mendapatkan tuntuman, yaitu berupakan makanan ringan dan lauk untuk di bawah pulang.

Tidak seperti di luar Paiker, di daerah yang punya tagline Paiker Hijau (Pasemah Air Keruh Harmonis, Indah, Jadda, Aman dan Universal), persedekahan dilaksanakan di bawah jam 10, ketika jam 12 acara sudah selesai.

Penulis: Awijaya
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved