Berita Palembang
Stadion GSJ Terus Berbenah, Tim FIFA U-20 World Cup 2021 Survei Ke Palembang
Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi host FIFA U-20 World Cup 2021, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Sumatera Selatan terus berbenah
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi host FIFA U-20 World Cup 2021, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang Sumatera Selatan terus berbenah melakukan renovasi.
Dari pantauan Sripoku.com, para pekerja melakukan perawatan rumput, dinding tribun, bench (tempat duduk pemain cadangan).
Tim survei FIFA U-20 World Cup 2021 berada di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang berlangsung 26 - 29 Agustus 2020.
Terdiri dari PSSI sebanyak tujuh orang, yakni Arie Lesmana, Albinus Laurent, Raymond, Dessy Arfianto, Adi Nugraha, Meiska Wardianti K, Shanaz Safira.
• Mantan Atta Halilintar Diamuk Netizen, Imbas Posting Sindiran Buluk, Pacar Aurel Hermansyah Marah!
• PRIA Asal Bengkulu Ini Dibekuk Jatanras Polda Sumsel, Aniaya Selingkuhan Pacarnya, Ini Kronologinya!
Selain jajaran PT JSC (Jakabaring Sport City), Kadispora Sumsel Drs H Ahmad Yusuf Wibowo MSi, turut hadir Ketua Asprov Sumsel Ir H Ucok Hidayat MT menggelar rapat di kantor JSC.
Adapun agenda pada tanggal 26 Agustus 2020 menggelar Rapat Koordinasi dengan Asprov PSSI Sumatera Selatan.
Untuk hari Kamis, 27 Agustus 2020 melakukan pertemuan dengan Dispora Provinsi Sumatera Selatan, PUPR, PT. Jakabaring Sport City dan Asprov PSSI Sumatera Selatan dan melakukan
Survei Stadion Gelora Sriwijaya.
Kemudian pada hari Jumat, 28 Agustus 2020 melakukan Survei Lapangan Latihan (Tim 1) dan Survel Hotel (Tim 2).
"Rumput sudah mulai kita ganti, sekarang lagi masih proses pengangkatan akar, verticutter dengan memotong akar yang sudah tua untuk peremajaan dihijaukan kembali rumput Zoysia Matrella arahnya nanti seperti rumput pada Asian Games lalu," ungkap Ditektur Marketing PT JSC, Bambang Supriyanto beberapa waktu lalu.
Dilakukan verticutter ini menurut Bambang dikarenakan rumputnya sudah terlalu padat. Kepadatannya dikurangi, dirangsang pertumbuhan baru.
• Sehari 4 Pasien PDP Covid-19 di Lubuklinggau Meninggal, 2 Orang Dipastikan Positif Corona
• Tahun 2021 Gedung Baru Bank Sumsel Babel Muara Enim atau BSB Muara Enim yang Megah akan Beroperasi
"Ada berbagai macam tahapan. Lalu pemerataan lapangan. Kalau ada lobang dikit-dikit diratakan pasir halus. Barulah ditebar pupuk untuk merangsang pertumbuhan yang baru. Setelah itu kita berikan penyemprotan untuk penyegarannya," terang Bambang.
Bambang sendiri mengaku mengurus rumput lapangan rumput sepakbola berstandar internasional ini tidaklah segampang mengurus rumput di taman rumah orang.
"Ternyata gak gampang ngurus rumput ini. Tebal karena tinggi ataukah tebal karena padat. Jenis tanah tertentu. Karena mempengaruhi pantulan bola. Tanah pasir yang halus campuran tanah taman. Kita ngejar nanti tim FIFA datang sudah terkesan hijau," ujarnya.
Dikatakan Bambang, saat ini panitia persiapan terfokus dengan rumput lapangan yang harus dijaga benar.
"Konsentrasi di rumput karena sesi rumput lapangan yang harus dijaga benar, paling dominan.
Malah bagus ada hujan buatan yang saat ini turun biar tanah gak terlalu keras," pungkasnya.
(Abdul Hafiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gsj-tuan-rumah-piala-dunia.jpg)