Breaking News:

Berita Palembang

MAKLUMAT Polda Sumsel Larangan Penyalahgunaan Sajam, Tekan Angka Kasus Kejahatan di Sumsel Menurun

Kasus Kejahatan Menurun, Polda Sumsel Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Tindakan Melanggar Hukum

SRIPOKU.COM/BAYAZIR AL RAYHAN
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi 

Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kasus kejahatan di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan saat ini menunjukan angka penurunan.

Hal tersebut setelah Polda Sumsel mengeluarkan maklumat mengenai larangan penyalahgunaan senjata tajam di tengah masyarakat.

Walaupun demikian, bukan berarti tindak kejahatan di Sumsel tidak ada.

Tercatat, pada minggu kedua bulan Agustus 2020 kasus 3C menurun yakni Curat sebanyak 7 kasus, dan Curas sebanyak 13 kasus.

Sedangkan dalam catatan kepolisian Polda Sumsel pada minggu kedua ini, Kasus Curanmor terbilang nihil.

2 Jenderal Polisi Ini Mendadak Jaga Pintu Gerbang Mapolda Sumsel, Satu Persatu Anggotanya Diperiksa!

KAPOLDA Sumsel dan Wakapolda Jaga Pintu Gerbang Mapolda Sumsel, Giat Putuskan Mata Rantai Covid-19

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Supriadi walaupun angka kejahatan menurun, Polda Sumsel tidak henti hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat Sumsel untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Walaupun menurunnya kasus tindak kejahatan di Sumatera Selatan, kita tidak henti hentinya memberikan imbauan dan sosialisasi kepada masyarakat terutama mengenai maklumat tentang larangan penyalahgunaan senjata tajam," kata Supriadi saat dihubungi, Rabu (19/8/2020).

Dikatakan Supriadi, untuk mengurangi tindak kriminalitas, masyarakat agar dapat menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara mematuhi aturan yang berlaku.

Kapolres Lubuklinggau Ungkap Penyebab 2 Oknum Polisi Konsumsi Narkoba, Depresi Ditinggal Orangtua

GUNUNG DEMPO Pagaralam Diserbu Pendaki, ada Rombongan Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan

"Ya tentunya tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum seperti penganiayaan, pengeroyokan, pembunuhan, jambret, begal dan premanisme yang dapat merugikan masyarakat," lanjut Supriadi.

Selain itu Kabid humas juga menegaskan bahwa Polda Sumsel dan jajaran tidak henti-hentinya akan melakukan pengungkapan kasus 3C yang terjadi di wilayah hukum Polda Sumatera Selatan.

"Masyarakat juga kami harapkan agar dapat berperan serta dalam membantu mengungkap kasus kejahatan yang ada di sekitar," kata Supriadi.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved