Mengenal Sosok Alphonso Davies, Pemain Kanada Sukses Bikin Sibuk Bek Barcelona, Cetak Satu Assist
Satu pemain yang menjadi sorotan adalah sosok Alphonso Davies, pemain berambut kribo yang menempati sayap kiri.
Penulis: Refli Permana | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM - Bayern Muenchen tampil trengginas kala berhadapan dengan FC Barcelona di babak perempat final Liga Champions Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB.
Menang telak dengan margin setengah lusin gol menandakan betapa digdayanya juara asal Jerman tersebut.
Hampir bisa dikatakan seluruh pemain Muenchen kala itu tampil apik sesuai dengan peran yang sudah diinstruksikan sang pelatih.
Satu pemain yang menjadi sorotan adalah sosok Alphonso Davies, pemain berambut kribo yang menempati sayap kiri.
• Striker Bayern Munich Thomas Muller Hadirkan Mimpi Buruk Untuk Barca, Barcelona Dibantai 8-2
Davies sukses menjawab kepercayaan sang pelatih dengan permainan apik.
Ia berhasil membuat Sergi Roberto dan Nelson Semedo hanya fokus menjaga pertahanan lantaran agresifitasnya dalam membantu serangan.
Ketika Muenchen mulai dalam serangan Barcelona, ia pun tak kalah sigap lantaran pemain Barcelona dalam pertandingan itu masih mengandalkan Lionel Messi untuk memulai serangan.
Kebetulan, posisi Davies berada di sisi Messi biasa sering bergerak sehingga keduanya sesekali berduel satu lawan satu.
Karena kecepatannya menutup gerak Messi, Barcelona selalu gagal memulai serangan karena pemain Muenchen sudah berada di daerah pertahanan.
• KUNCI Jawaban Tematik Kelas 6 SD Halaman 75-83 Hewan Sahabatku, Tema I Hewan Sahabtku, Yuk Simak
Pucaknya, ketika Davies mencetak satu assist untuk gol yang diciptakan Joshua Kimmich di pertengahan babak kedua.
Davies menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Barcelona dan melewati Semedo.
Ia merengsek masuk ke kotak penalti dan mendekati garis lapangan, saat bola akan keluar lapangan, ia mengumpan ke tengah dan di saat itulah Kimmich langsung menyambar bola untuk mencatatkan namanya ke papan skor.
Sejumlah pemain Muenchen langsung memberi apresiasi untuk kontribusi Davies dalam merayakan gol tersebut.
Lewandowski, striker andalan Muenchen, bahkan langsung mengacungkan telunjuknya ke arah Davies sembari tersenyum.
Seakan-akan kaget akan penampilan ciamik yang diperlihatkan pria berambut kribo tersebut.
• Barcelona Vs Muenchen Babak I, Tuan Rumah Tertinggal 3 Gol, Messi Cs Butuh Keajaiban di Babak Kedua
Nama Davies sebenarnya tidak terlalu terkenal, tak heran karena usianya saat ini belum genap 20 tahun.
Ia juga datang dari negara yang bukan terkenal akan sepakbolanya, yakni Kanada.
Ia dilahirkan di Ghana dan besar di Kanada, sehingga sekarang tercatat sebagai salah satu pemain tim nasional Kanada.
Ia bergabung dengan Muencehn di musim ini setelah sebelumnya bermain di salah satu klub Liga Amerika Serikat, Vancouver.
Namun, kejelian mata pencari bakat dari tim Muenchen berhasil menemukan sosok yang mereka yakini bakal menjadi pemain bintang.
Dan, itu semua sudah dibuktikan Davies di musim ini.
• SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Barcelona Vs Bayern Munchen Liga Champions di TV Online SCTV
Bermain di posisi sayap kiri, sesekali juga bermain di bek sayap kiri, Davies tentunya harus melewati kompetisi yang ketat untuk tampil sebagai pemain inti.
Maklum, Muenchen diisi dengan pemain-pemain ternama yang sudah terlebih dulu terkenal dan mayoritas sedang berada di usia keemasan.
Di sisi kiri Muenchen, ada nama David Alaba yang biasa menjadi pemain inti di setiap pertandingan yang dimainkan Muenchen.
Lalu, maju ke posisi sayap kiri, biasa ditempati Kingsley Coman.
Di musim ini, Muenchen bahkan sudah mendatangkan Leroy Sane dan Ivan Perisic untuk sisi kiri, dua pemain yang sama-sama sudah terkenal jago dribel dan mencetak gol.
• Gara-gara Ini, Suami Bacok Istri hingga Tewas di Depan Anak-anaknya Berikut Kronologinya
Tetapi, pelatih ketika melawan Barcelona memercayakan Davies menjadi pemain inti untuk menempati posisi wing back, sementara sayap kiri saat itu ditempati oleh Perisic.
Alaba sendiri menjadi bek tengah bersama Jerome Boateng.
Sebelum melawan Barcelona, Davies sudah beberapa kali turun memperkuat Muenchen di musim ini.
Dan, di usianya yang sangat belia ditambah beban bermain di klub raksasa tidak membuat Davies memulai start dengan lambat.
Dari statistiknya, Davies sudah bermain 29 kali di Bundesliga dan mencetak tiga gol serta empat assist.
Dengan torehan yang sudah ia raih, tak heran jika harganya kini sudah naik berlipat ganda jika ada klub lain yang tertarik untuk meminangnya.