Breaking News:

Berita Palembang

Istri Korban Sempat Mohon ke Pelaku Hentikan Tusukan ke Suaminya, Paman Dibunuh Ponakan di Kertapati

Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Junaidi alias Daeng (66) warga Kertapati Palembang.

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Rekonstruksi yang dilakukan di Mapolda Sumsel, Senin (10/8/2020) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit 4 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menewaskan Junaidi alias Daeng (66) warga Kertapati Palembang.

Reka adegan ini sendiri dilakukan sebanyak 14 adegan yang mana dilakukan langsung oleh tersangka Heriyadi alias Dedi (36).

Selain itu juga tiga saksi turut disaksikan pada rekonstruksi ini yakni Hartati adik ipar korban, kemudian Oktarina serta Ningmas anak pertama korban.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di rumah korban di tepatnya di Simpang Sungki, tepatnya belakang kantor Lurah Kertapati, Jalan Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati Palembang, Selasa (7/7/2020) lalu sekira pukul 18.10 WIB.

BREAKING NEWS: Seusai Salat Maghrib Seorang Pria di Kertapati Palembang Tewas Ditikam Keponakan

 

Detik-detik Seorang Pria di Palembang Tewas Ditusuk keponakan Usai Berdoa Selepas Salat Magrib

Dalam rekonstruksi yang digelar, pada adegan kelima terungkap bahwa pelaku dan korban sempat terjadi cekcok mulut yang kemudian pelaku menusuk perut korban menggunakan senjata tajam jenis pisau secara membabi buta sebanyak 17 tusukan.

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi didampingi Kanit IV Kompol Zainuri menjelaskan, bahwa sebelum terjadinya penusukan antara pelaku dan korban sempat terjadi cekcok mulut yang kemudian pelaku menusuk korban.

"Diadegan kelima yang kita gelar, korban tidak bisa melakukan perlawanan, pelaku terus menyerang dan menusuk korban, hingga korban lari kebelakang dan terjatuh.

Disaat posisi terkapar pelaku kembali menghujani korban dengan pisau," kata Suryadi, Senin (10/8/2020).

Saat itu, saksi yang merupakan istri korban Hartati menyaksikan perbuatan keji pelaku.

Hasil Otopsi Korban Pengeroyokan di Jembatan Musi IV Alami Luka Robek di Hidung, Rusuk hingga Mata

 

Kondisi Terkini Korban Pengeroyokan di Jalan KH Azhari Palembang, Dipasang Alat Bantu Pernafasan

Dalam rekonstruksi yang digelar ternyata saksi Hartati sempat meminta pelaku untuk berhenti tapi pelaku terus saja menusuk korban

Untuk adegan ke tujuh, usai korban tidak berdaya pelaku keluar meninggalkan korban.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved