Kabar Gembira dari Mentri BUMN Bahwa Perlahan tapi pasti, Vaksin Covid-19 Diproduksi Awal 100 Juta

“Jadi pada tahun depan akan diproduksi sebanyak 250 juta dosis, dan jumlahnya akan mencukupi untuk Indonesia."

Editor: Hendra Kusuma
Kompas/handout
Kabar Gembira dari Mentri BUMN Erick Tohir Bahwa perlahatan tapi pasti, dalam waktu dekat ini, Vaksin Covid-19 Diproduksi 100 Juta 

SRIPOKU.COM-Meski diprediksi akan tersedia tahun depan atau 2021, namun ada kabar gembir bahwa dalam waktu dekat ini vaksin Covid-19 akan segera diproduksi.

Tentunya dengan syarat  jika uji klinis vaksin Covid-19 itu berhasil, maka pemerintah akan mencetak vaksin Covid-19 hingga 100 juta lebih.

Adapun produksi 100 juta vaksin itu merupakan tahap awal.

Hal ini ditegaskan oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang sudah memberikan kabar bahwa, vaksin Covid-19 siap diperbanyak dan kini dalam tahap persiapan uji klinis.

Dia pun menegaskan, produksi 100 juta vaksin itu, sebagai tahap awal dan rencana besar bahwa, Indonesia bermaksud membantu dan mengekspor vaksin ke negara-negara tetangga dalam jumlah lebih banyak lagi.

Dijelaskan Erick Tohir, memang pihak terkait yakni Bio Farma saat ini, dalam rangka persiapan.

Dimana Erick Tohir tengah mengecek kesiapan kesiapan produksi vaksin Covid-19, yang saat ini memasuki tahap persiapan uji klinis fase 3.

Dalam kesempatan ini, Erick Tohir menjelaskan bahwa, Bio Farma saat ini memiliki kapasitas produki awal 100 juta.

Hingga Desember 2020, akan siap 150 juta dosis tambahan.

“Jadi pada tahun depan akan diproduksi sebanyak 250 juta dosis, dan jumlahnya akan mencukupi untuk Indonesia ."

Dengan kondisi seperti bisa maka Bukan tidak mungkin, bisa diekspor untuk negara lainnya.

"Bio Farma bisa mengekspor juga vaksin Covid-19 untuk membantu negara lain,” ujar Erick dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (4/8/2020).

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional ini meminta, agar masyarakat tidak ragu jika vaksin Covid-19 ini lulus uji klinis fase 3 dan diproduksi.

Sebab menurut Erick Tohir bahwa, Bio Farma sudah berpengalaman dalam memproduksi vaksin sejak tahun 1890.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved