Breaking News:

VIRAL Surat Terbuka Istri ABK Kapal Cina Untuk Jokowi, Disuguhi Bangkai Ayam Jam Kerja Tak Manusiawi

Warga Kabupaten Tegal, Jawa Tengah Ingrid Frederica (31) berinisiatif menulis surat terbuka ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan viral di media sosial

Editor: adi kurniawan
Kompas.com
Istri ABK kapal China asal Tegal Samfarid Fauzi, Ingrid Frederica (31) bersama anaknya Kenzi (6) Selasa (4/8/2020)(KOMPAS.com/Tresno Setiadi) 

Saat itu, suaminya menandatangani kontrak kerja dua tahun dengan agen penyalur PT Puncak Jaya Samudra asal Pemalang dengan gaji 300 dolar Amerika Serikat (AS) per bulan.

Jelang Liga 2 Indonesia Bergulir, Sriwijaya FC Datangkan Striker Baru, Ini Kata Rudiyana

Sosok Pengganti Marc Marquez di MotoGP Ceko, Yamaha Lebih PD Dengan Valentino Rossi

Peringatan Dini BMKG Besok, Rabu 5 Agustus 2020, Ada 5 Wilayah Ini Yang Berpotensi Hujan Lebat

"Kalau dari PT Puncak meski sebelumnya terkesan tidak transparan, sekarang sudah proaktif mau berkomunikasi meski awalnya tidak mau jujur apa yang terjadi saat ditanya," kata Ingrid.

Menurut Ingrid, jika sesuai kontrak, suaminya kembali ke Tanah Air pada April 2020.

Namun baru berjalan setahun, suaminya tak sanggup meneruskan karena merasa tak diperlakukan secara manusiawi.

Suaminya bahkan harus beberapa kali dipindah satu kapal ke kapal lainnya.

"Saya masih ingat, awalnya, suami bekerja di Kapal Fu Yuan Yu 060, kemudian dipindah bekerja ke Kapal Hanrong 361. Kalau tidak salah sampai tiga kapal," kata Ingrid.

Ingrid mengatakan, menjadi ABK, baru pertama kali dijalani suaminya.

Sebelumnya, sang suami bekerja di sebuah pabrik di Tegal. Karena desakan ekonomi, suaminya harus menjadi ABK setelah mendapat informasi lowongan kerja di media sosial.

Menurut Ingrid, sebelumnya, ia sempat mendapat kabar suaminya pindah ke kapal lain pada Februari 2020.

Informasi kepindahannya, ia terima dari salah satu rekan sesama ABK dari agensi yang sama meski berbeda kapal.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved