Breaking News:

Hanya Karena Tangannya Cacat, Siswa SMP Ini Disuruh Mundur Dari Sekolahnya

Nasib tragis dialami oleh Muhammad Hendra Afriyanto. Kesempatannya untuk mendapatkan pendidikan terhalang hanya karena dirinya mempunyai tangan

Editor: adi kurniawan
Kompas.com
Muhammad Hendra Afriyanto, siswa SMPN 2 Tamanan yang diminta mundur oleh sekolah karena cacat fisik saat bersama kedua orang tuanya. 

SRIPOKU.COM -- Nasib tragis dialami oleh Muhammad Hendra Afriyanto.

Kesempatannya untuk mendapatkan pendidikan terhalang hanya karena dirinya mempunyai tangan yang cacat.

Awalnya dirinya beserta keluarga merasa senang karena sudah diterima di SMPN 2 Tamanan Bondowoso.

Orangtuanya juga turut bergembira. Walau tak punya uang, sang ayah berusaha membelikan anaknya seragam sekolah.

Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Sebab pihak sekolah ragu hendak menerima Hendra.

 

 

Alasannya, Hendra tak bisa menulis karena tangannya cacat.

Padahal, kemampuannya tak jauh berbeda dengan pelajar lainnya.

Mendengar sekolah meminta dirinya mundur, Hendra menangis.

Padahal, dirinya sudah mencoba memakai seragam dan topi sekolah.

Impiannya seperti runtuh saat sekolah memperlakukan dirinya karena mengalami keterbatasan fisik.

Hendra asal Desa Sumberkemuning, Kecamatan Tamanan terlahir sebagai anak difabel.
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved