Berita Muratara

Polisi Buru Terduga Pelaku Asusila yang Rumahnya Dirusak Warga di Sukaraja Muratara

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) terus memburu terduga pelaku tindak pidana asusila.

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
IStimewa
Rumah warga rusak diamuk masyarakat di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Musi Rawas Utara (Muratara) terus memburu terduga pelaku tindak pidana asusila.

"Sampai hari ini, terduga masih terus kita kejar," kata Kepala Satreskrim Polres Muratara, AKP Dedi Rahmad dihubungi Minggu (2/8/2020).

Terduga atau terlapor berinisial IS (43) warga Desa Sukaraja Kecamatan Karang Jaya yang rumahnya dirusak warga beberapa waktu lalu.

Terduga IS diduga telah melakukan tindak pidana asusila terhadap anak dib awah umur yang diketahui masih ada ikatan keluarga.

"Menantunya si terduga ini masih keponakan bapaknya si anak itu (korban), jadi masih keluarga antara keduanya ini," kata Kepala Desa Sukaraja, Hendri.

Beredar di Medsos, Seorang Wanita di Palembang Berlumuran Darah, Diduga Korban Begal di Arah Bandara

 

9 Helikopter Rusia dan Amerika Siap Padamkan Api di Sumsel dengan Kapasitas 4-5 Ton Air

Bukannya menyerahkan diri ke polisi, terduga malah lari sehingga keluarga korban dan masyarakat emosi lalu merusak rumah terduga.

Hendri mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga terduga, keberadaan terduga bersembunyi sudah diketahui.

Polisi bersama pemerintah desa dan keluarga terduga sudah menyergap terduga di wilayah Kecamatan Mandiangin, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

"Tapi waktu disergap, dia (terduga) tidak ada lagi di rumah keluarganya itu, sudah lari, hanya ada tasnya saja, dicari-cari di sekitar rumah juga tidak ada," ujar Hendri.

Sebelumnya diberitakan, sebuah foto rumah dengan kondisi dinding beton jebol beredar luas di jejaring sosial facebook.

Tiket Promo Pesawat Garuda Indonesia Palembang- Jakarta Rp 454 Ribu

 

Cara Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan Agustus, Cek Kode Rekening, Begini Cara Mendapatkannya!

Rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah setelah diamuk warga.

Rumah itu berada di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Kepala Desa Sukaraja, Hendri membenarkan rumah yang rusak itu adalah milik warga di desanya.

"Emosi warga tidak terbendung lagi, kami sudah berupaya menenangkan masyarakat," kata Hendri, Rabu (29/7/2020).

Ia mengungkapkan, rumah milik warga bernama IS (43 tahun) itu diamuk masyarakat pada malam hari.

Masyarakat emosi lantaran pemilik rumah diduga melakukan asusila terhadap anak dibawah umur di desa itu.

Asal Usul Nama Kota Palembang, Dulunya Tempat Mencuci Emas dan Timah di Muara Ogan Kertapati

 

Cara Kepoin Nomor Paling Sering Chattingan di WhatsApp, Jangan-jangan Kamu Bukan Prioritas Doi

Kasus dugaan tindak pidana asusila tersebut sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke polisi.

Namun terduga pelaku bukannya menyerahkan diri ke polisi, malah lari seolah enggan bertanggung jawab.

"Kalau terduga cepat menyerahkan diri tidak mungkin sampai (dirusak) begini rumahnya," kata Hendri.

Pihaknya selaku pemerintah desa sudah berupaya menenangkan antara keluarga korban dan keluarga terduga, agar masalah ini tak berlarut-larut.

Namun emosi keluarga korban tak bisa dibendung karena terduga pelaku tak kunjung menyerahkan diri ke polisi.

"Keluarga korban sudah marah sekali, jadi warga ikut merusak rumah itu, namanya masyarakat banyak, mendengar masalah ini jadi ikut terbawa emosi.

Waktu rumah dirusak itu, terduga tidak ada lagi, sudah kabur, sebenarnya kalau terduga cepat menyerahkan diri, tidak sampai meluas seperti ini," kata Hendri.

Rumah tersebut mengalami rusak berat, dinding beton depan dan samping jebol, kaca depan pecah dan isi rumah berantakan.

Kepala Satreskrim Polres Muratara AKP Dedi Rahmad mengatakan telah menerima laporan terkait dugaan tindak pidana asusila tersebut.

Viral Seorang Pria Tua Terekam Meminum Segelas Darah Segar Sapi Kurban yang Baru Disembelih

 

Balik Nama Kendaraan Bekas Gratis di Sumsel, Berikut Jadwalnya

"Laporannya sudah kita terima, sejauh ini masih proses penyelidikan keberadaan terlapor," kata Dedi.

Polisi sudah membujuk keluarga terlapor agar segera menyerahkan diri sebelum polisi bertindak tegas.

"Keluarga terlapor bersedia menyerahkan terlapor, kami kasih waktu secepatnya, kalau tidak akan kami jemput paksa.

Sejak menerima laporan, kami sudah tindaklanjuti, tapi terlapor kabur, kami tidak berdiam diri, kami kejar terus," tegas Dedi.

Terkait rumah yang dirusak kata Dedi, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk diselesaikan.

"Rumah itu dirusak karena keluarga pelapor tidak bisa menahan emosi, urusannya nanti, kami akan koordinasi sama kepala desa di sana," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved