Breaking News:

Honda Mobilio Tabrak Tembok ATM BNI

Warga Lubuklinggau Lihat Mobil Honda Mobilio Zig Zag Lalu Terbang, Kemudian Terdengar Suara Dentuman

Dua sekawan ini tewas dalam kecelakaan maut Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Jumat (31/7/20

SRIPOKU.COM/EKO HEPRONIS
Salah satu warga saat melihat lokasi kejadian tempat Willy dan Ricko mengalami kecelakaan, Sabtu (1/8/2020). Mobil Honda Mobilio yang dikemudikan Willy menabrak tembok ATM BNI. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Willy Andatu (32 tahun) warga Jalan Gantayu No. 52 RT 04 Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuklinggau Barat II dan Ricko Sagitario (29 tahun) warga Jalan Wirakarya No. 48 B RT. 09 Kelurahan Wirakarya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), tewas mengenaskan.

Dua sekawan ini tewas setelah mobil Honda Mibilio yang dikendarai mengalami kecelakaan maut di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Pingin Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, Jumat (31/7/2020) malam.

Sementara temannya Kristian Hermansyah (27 tahun) tercatat warga Jalan P Rambutan Selako No. 22 RT. 02 Kelurahan Kemang Manis, Kota Palembang, mengalami luka berat.

Semuanya Sudah Ketipu, Rizky Billar Mendadak Ungkap Kedekatan dengan Lesty kejora Hanyalah Settingan

Belajar Online atau Daring di OKU Banyak Kendala, Dinkes akan Terapkan Modul Pembelajaran Sederhana

Kronologi Mobil Honda Mobilio BG 1260 HE Tabrak Tembok ATM BNI di Lubuklinggau, 2 Orang Tewas

Riki Pratama saksi mata mengungkapkan, saat kejadian ia bersama temannya tengah duduk tak jauh dari lokasi kejadian, saat itu suasana Jalan Yos Sudarso tengah lengang.

Honda Mobilio tabrak gerai ATM di Lubuklinggau, dua orang tewas.
Honda Mobilio tabrak gerai ATM di Lubuklinggau, dua orang tewas. (tribunsumsel.com/eko)

"Kami lihat mobil melaju dengan kecepatan tinggi dalam keadaan zig zag tak lama langsung terdengar dentuman," ungkap Riki saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (1/8/2020).

Ia menuturkan, saat itu mobil langsung meluncur menghantam dua tiang reklame, kemudian terbang terhenti setelah menabrak pagar tembok Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI.

"Saat kami mendekat dua orang tidak bergerak, satu kepalanya pecah, satunya masih bernapas dibawa ke Rumah Sakit Aisyah, sementara satunya kami tidak lihat lagi," paparnya.

Jek saksi lainnya mengungkapkan, saat kejadian warga langsung ramai, karena mengira ATM BNI di bobol oleh maling, sehingga warga sekitar mendengar dentuman itu langsung berkerumun.

Kumpulan Resep Kue Lumpur, Klepon, Bolu Kukus Mangkok, Nagasari, Lemper Ayam, Serabi, Kue Lapis Sagu

Ramalan Bintang Sabtu 1 Agustus 2020: Leo Bersiaplah untuk Memiliki Pengeluaran Tak Terduga Hari Ini

"Di lokasi hanya ada dua orang, sementara satunya tidak ada ditempat, dari dalam mobil kami juga melihat ada tiga kotak minuman berbagai jenis. Saat itu minuman itu langsung diamankan," timpalnya.

Terpisah Mikel salah satu teman korban mengungkapkan, mendapatkan kabar temannya meninggal dunia dari beberapa temannya yang menelpon saat kejadian.

"Saya berteman semua dengan mereka, tapi lebih dekat dengan Ricko, karena sama-sama hobby motor, termasul ko Willy juga hobby otomotif tapi setau saya selama ini bukan mobil melainkan motor," ujarnya.

Ia menuturkan, berdasarkan informasi temannya sebelum kejadian, ketiga temannya itu nongkrong di hotel Dafam, setelah nongkrong mereka berniat pulang ke rumah.

"Setau saya mereka mau pulang sehabis nongkrong di Dafam, jadi mungkin bawaan ngantuk kecelakaan itu," ujarnya.

Sementara pantauan Tribunsumsel.com dilokasi kejadian beberapa tiang reklame dan dinding pembatas ATM BNI ambruk akibat kerasnya benturan.

Selain itu dilokasi kejadian juga banyak ditemukan pecahan kaca dan pecahan bekas botol miras berserakan. (Eko Hepronis)

Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved