Breaking News:

News Video Sripo

Video : Melihat Tradisi Masyarakat Muara Rungge Empat Lawang Usai Sholat Ied

Budaya Masyarakat Desa Muara Rungge Usai Pelaksanaan Sholat Idul Adha, Saling Memaafkan Dilanjutkan Makan Bersama di Halaman Masjid

SRIPOKU.COM,EMPATLAWANG-- Pasca pelaksanaan Sholat Idul Adha, di dusun Muara Rungge Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker) Kabupaten Empat Lawang memiliki perayaan khas tersendiri

Karena hal ini berbeda dengan yang terjadi di desa- desa di Pasemah Air Keruh maupun yang ada di kabupaten Empat Lawang.

Biasanya budaya yang ada, setelah sholat Idul Adha masyarakat saling berkunjung baik sendiri sendiri maupun berkelompok kerumah-rumah, selain bermaaf-maafan, juga menikmati hidangan yang disajikan tuan rumah, baik makan besar maupun makanan ringan berubah makanan khas seperti masak kuning, bolu dan lemang.

Untuk datang setiap rumah butuh waktu dan persiapan menu yang disajikan ekstra banyak.

Berangkat dari itu, warga memformat budaya saling berkunjung dan makan dari rumah kerumah dirubah dengan cara salam-salam untuk saling memaafkan cukup dilaksanakan di Masjid, usai pelaksanaan sholat dan acara makan bersama warga dilakukan di depan halaman masjid dengan menu yang dibawa dari rumah masing- masing disajikan dan disantap secara bersama.

Hal ini tentu lebih efektif dan hemat, dan terjalin kebersamaan dan kekeluargaan warga di desa setempat

Mahmud Riad, Sekretaris desa Muara Rungge, mengatakan adanya budaya makan bersama disekitar halaman masjid usai dilaksanakannya sholat Iedul Adha maupun idul Fitri dalam rangka halal bihalal antar warga.

"Kebiasaan ini dilaksanakan secara rutin dalam 5 tahun terakhir dan wargapun menyambutnya dengan meriah," kata Mahmud, Jum'at (31/7/2020)

Noperman Subhi, Camat Paiker menyambut baik dengan adanya tradisi saling memaafkan menyambut Idul Adha dilaksanakan di masjid.

Menurut Noperman, hal ini tentunya disisi waktu lebih cepat dan kesempatan untuk bertemu dengan seluruh warga lebih mudah karena tidak berkunjung kesetiap rumah.

Wargapun tidak dibebani untuk membuat dan menyediakan makan yang banyak, cukup membawa satu rantang saja untuk disumbangkan kepanitia kegiatan dan berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan di desa yang lainnya diseputar Paiker

Pada kesempatan itu juga, Noperman menambahkan ditahun ini warga Muara Rungge memotong qurban sebanyak 1 ekor sapi dan 7 kambing dan mendapatkan infak dari masyarakat sebesar 3 jutaan. Adapun petugas khotib sholat Idul Adha di masjid Al Amin bapak Fauzan Sodri, SE, pegawai kecamatan Paiker. (cr27)

Keterangan foto : Suasana kebersamaan Warga Desa Muara Rungga Kecamatan Paiker, menyantap hidangan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha tahun 2020, yang menunya berdasarkan sumbangan masyarakat setempat, Jum'at (31/7/2020)

Penulis: Awijaya
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved