Breaking News:

Rakit Tiba-Tiba Terendam, Dua Gadis Berusia 15 Tahun Tewas Tenggelam Di Danau Rakihan OKU Selatan

Sedang rekreasi mendayung sebuah Rakit atau Lanting dua orang gadis remaja tewas tenggelam di Danau Rakihan Kecamatan Sindang Danau OKU Selatan

SRIPOKU.COM/HO
Proses dua gadis berusia 15 tahun tewas tenggelam di Danau Rakihan Kabupaten OKU Selatan 

Laporan Wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA -- Sedang rekreasi mendayung sebuah Rakit atau Lanting dua orang gadis yang masih remaja tewas tenggelam di Danau Rakihan Kecamatan Sindang Danau Kabupaten OKU Selatan, Jumat (31/7/2020).

Kedua korban adalah Halimatul Munawarah Binti Rampidi (15) warga Desa Tanah Pilih dan Tri Lestari Binti Haryono (15) warga Desa Pecah Pinggan, pengunjung wisata setempat dari Kecamatan Sungai Are.

Dihimpun Sripoku.com, korban bersama rekannya menaiki rakit berjumlah 4 orang saat kejadian tiba-tiba rakit yang dikayuh manual yang terbuat dari susunan bambu tiba-tiba terendam saat kejadian sekitar pukul 10.30 WIB siang.

Kendati demikian, dua orang teman korban yang bisa berenang berhasil selamat, sedangkan kedua korban yang tenggelam baru ditemukan setelah dilakukan pencarian satu jam setelah dinyatakan hilang atau sekitar pukul 11.30 WIB sementara satu korban lainnya juga ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB yang telah tidak bernyawa.

Kumpulan Resep Bumbu Sate Kambing Gulung Sukiyaki Hingga Sate Kambing Kecap Pedas

Pengumuman Pelaksanaan SKB, ASN Kabupaten Empatlawang Formasi 2019

Hari Raya Idul Adha 2020, Warga Palembang Serbu Mal, Berburu Kuliner dan Belanja

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK, melalui Polsek Pulau Beringin Ipda Riyadi membenarkan terkait dua orang warga yang sedang berkunjung ke Danau Rakihan tewas tenggelam saat mengendarai rakit /lanting.

"Iya benar, saat ini korban sudah dibawa kerumah duka di Desa masing-masing, untuk laporan lengkapnya nanti kita informasikan,"ujar Kapolsek dikonfirmasi Sripoku.com, Jumat (31/7/2020).

Kedua jenazah korban sempat dilarikan di Puskemas Kecamatan Sungai Are untuk dilakukan visum et repertum, sebelum dibawa kerumah Duka dengan menggunakan tandu mengingat Desa kedua korban belum bisa dilewati kendaraan roda empat saat ambulance hendak mengantarkan kedua jenazah korban

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved