Breaking News:

Presiden Brasil Ungkap Efek Terinfeksi Covid-19 Lebih Bahaya, Meski Sembuh Ada Jamur di Paru-parunya

Presiden Brasil Jair Bolsonaro dinyatakan positif Covid-19 pada 7 Juli lalu, sejak saat itu dia harus menjalani karantina.

Kompas.com/handout/istimewa
Presiden Brasil Ungkap Efek Terinfeksi Covid-19 Lebih Bahaya, Meski Sembuh Ada Jamur di Paru-parunya 

SRIPOKU.COM-Ternyata pasien yang terinfeksi pandemic Covid-19 tetap harus rutin memeriksakan diri pasca dinyatakan sembuh, terutama pasien yang sudah terinfeksi cukup parah dan dalam waktu yang lama baru terdeteksi,

Seperti misalnya pasien yang sudah terinfeksi virus Covid-19 hingga ke paru-paru.

Pengalaman ini diungkapkan oleh Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang menyatakan, hingga kini dia harus meminum antibiotik akibat gangguan di paru-paru.

Seperti diketahui, Presiden Brasil Jair Bolsonaro dinyatakan positif Covid-19 pada 7 Juli lalu, sejak saat itu dia harus menjalani karantina.

Kabar gembira kemudian diterimanya pada akhir Juli ini, bahwa dia sudah dinyatakan sembuh.

Namun, Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengungkapkan fakta lain, baha di paru-paru miliknya ada Jamur.

Ia mengatakan bahwa Jamur di paru-paru nya itu muncul setelah dia dinyatakan pulih dari infeksi virus Corona.

Seperti dikutip Sripo dari kompas.com, yang melansir dari Sky News, Bolsonaro mengatakan bahwa untuk Jamur di bagian paru-paru itu, dia pun harus diberi antibiotik untuk infeksi.

Namun Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengakui, hal ini yang membuatnya merasa sangat lemah setelah menghabiskan beberapa minggu karantina akibat infeksi Covid-19.

Meski dimengakui ada Jamur di paru-paru itu, namun selama siaran langsung, dia terkekeh ketika memberitahu bahwa terdapat 'jamur' di paru-parunya.

Halaman
123
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved