Breaking News:

Berita Palembang

Kasus Curas di Jalan Mataram Kertapati Palembang, Korban Berhenti Teriak Diancam dengan Pisau

Mendengar ada suara korban terbangun dan langsung teriak tapi berhenti karema diancam dengan senjata tajam.

SRIPOKU.COM/Andi Wijaya
Hendri saat diamankan di Polrestabes Palembang kraena terlibat kasus 365 KUHP. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Setelah lama menjadi target operasi (TO), jajaran Reskrim Polrestabes Palembang, akhirnya berhasil meringkus DPO kasus pencurian dengan kekerasan (curas) ini yakni Hendri (35) warga jalan Kemas Rindo, Kertapati, Palembang.

Tersangka Hendri ditangkap unit tekab 134 dan Pidum Polrestabes Palembang, Kamis Malam (30/7/2020).

Informasi yang dihimpun, aksi curas yang dilakukan Hendri terjadi pada, Kamis 14 november 2019 sekira pukul 00.00 di rumah korban Siti yang terletak di Jalan Mataram Kecamatan Kertapati Palembang.

Dimana saat itu korban sedang tidur pulas, lalu terbangun melihat pelaku sudah berada di dalam rumahnya. Karena panik saat itu korban teriak.

Melihat pelaku mengambil 4 buah handpone milik korban. Saat itu pelaku lalu mengancam korban menggunakan senjata tajam, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekira 3,5 juta dan melaporkan ke Polrestabes Palembang.

Kemenag Mencatat Pelaksanaan Idul Adha 1441 H di Kabupaten Muratara 321 Hewan Kurban Dipotong

Sripo dan Tribun Sumsel Potong Satu Sapi dan Satu Kambing, Insyaallah Setiap Tahun Rutin

Tiga Pencuri di Rumah Makan Roda Baru Prabumulih Ditangkap, Seorang Tersangka Menyerahkan Diri

" Jadi memang pelaku ini sudah lama kita incar. Saat keberadaanya berhasil kita endus. Tak mau buang waktu pelaku pun langsung kita tangkap, saat sedang nongkrong tak jauh dari rumahnya," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, AKBP Nuryono didampingi Kanit Pidum, AKP Robert Siombing, Jumat (31/7).

Nuryono juga mengatakan, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan lantaran melawan petuga saat ditangkap," tembakan peringatan keatas di gubtris pelaku.

Terpaksa saat itu kita lumpuhkan. Dan setelah pendapatan perawatan di rumah sakit, pelaku pun langsung kita giring ke Polrestabes, Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya," katanya.

Selain mengamankan pelaku, lanjut Nuryono, anggota juga mengatakan barang bukti berupa 1 buah senjata tajam jenis pisau, 1 helai jaketwarna hitam, 1 helai celana jeans warna biru dan 1 pasang sarung tangan warna putih," atas ulahnya pelaku dijerat pasal 365 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara 5 tahun," tegasnya.

Sedangkan, pelaku ketika ditemui di ruang piket Reskrim mengakui perbuatannya.

" Saya mengaku salah pak dan terpaksa melakukan aksi ini lantaran tak mempunyai pekerjaan," katanya singkat dengan menundukan kepala karena malu. (Diw)

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved