Breaking News:

Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba

"Saat ini, progres pembangunannya mencapai 90 persen. Insyaallah akhir bulan ini atau awal bulan Agustus sudah bisa diuji cobakan,"

Editor: Hendra Kusuma
SRIPOKU.COM/ARDANI
Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM--Untuk memastikan Replika Kereta Api beroperasi sesuai progres, Tim Tanjung Enim Kota Wisata akan melakukan uji coba operasional berkeliling dalam gedung Museumm Batubara di Tanjung Enim tepatnya di eks BDN Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim, Minggu (26/7/2020).

"Saat ini, progres pembangunannya mencapai 90 persen. Insyaallah akhir bulan ini atau awal bulan Agustus sudah bisa diuji cobakan," kata Ketua Tanjung Enim Kota Wisata Suhedi didampimgi oleh Ketua tim teknis Budi Lesmono.

Menurut Suhedi, sesuai progres pembangunannya sudah mencapai 90 persen.

Semua manike tambang sudah sampai dan sudah kita letakan di tempatnya masing-masing, tinggal masih menunggu beberapa perlengkapan lainnya dan finishing.

Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba
Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba (SRIPOKU.COM/ARDANI)

Begitu juga, dengan replika kereta apipun sudah dipasang diatas relnya tinggal menyelesaikan proses pengecatan dan penyempurnaan keretanya.

"Kita cat keretanya semiripdengan kereta-kereta zaman dulu, sehingga saat digunakan akan seolah-olah pengunjung memang sedang berada di lokasi tambang bawah tanah.

Dikatakan Suhedi, jika tidak ada halangan, mungkin akhir bulan Juli ini sudah bisa di ujicobakan untuk jalan, dan target kita bulan Agustus sudah rampung.

Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba
Replika Kereta Api Museum Batubara Akan Diuji Coba (SRIPOKU.COM/ARDANI)

Jika sarana tersebut telah selesai, nantinya pengunjung museum dapat menikmati fasilitas tersebut untuk mengelilingi museum batubara yang berlokasi di kawasan eks.BDN tersebut.

Selanjutnya kedepan, diharapkan  adanya sarana ini akan semakin melengkapi objek wisata museum batubara tersebut.

Ditambahkan Budi, untuk panjang track kereta api sepanjang sekitar 210 meter.

Nantinya para pengunjung bisa diajak berkeliling museum batubara suasana tambang bawah tanah selama sekitar 20 menit dengan lima titik pemberhentian.

Disetiap titik pemberhentian nanti ada penjelasan yang bisa didapat dari guide, tentang proses penambangan batubara khususnya tambang bawah tanah.

Maka itu,  akan menjadi wisata edukasi bagi masyarakat tentang tambang batubara.

Diharapkan kedepan, lanjut Budi, dengan adanyanya museum batubara tersebut akan melengkapi objek wisata yang ada di kabupaten Muaraenim khusunya di Tanjung Enim.

Sehingga Visi Misi untuk menjadikan Tanjung Enim sebagai Kota Tujuan Wisata benar-benar terwujud.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved