Breaking News:

Pembobol Rekening Nasabah Manfaatkan Data Pemilih di Web, KPU Sumsel: Itu Rahasia, tidak Kita Pajang

Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Hendri Almawijaya MPd pontang-panting melakukan kroscek ke jajarannya.

sripoku.com/hafiz
Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, data dan informasi Hendri Almawijaya MPd 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Kasubdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Suryadi, mengatakan sindikat pembobol rekening nasabah sejumlah bank daaerah memanfaatkan data pemilih dari website KPU.

Nantinya, data pemilih tersebut dijadikan KTP palsu seolah-olah nanti pihak yang mencairkan uang adalah pemilik tabungan tersebut.

Sebelumnya, para sindikat yang total berjumlah lima orang ini terlebih dahulu mencari nominal tabungan dengan jumlah besar memanfaatkan struk yang dibuang pasca transaksi di gerai ATM.

Ramalan Lengkap 12 Zodiak Cinta 24 Juli 2020: Pisces Harus Melunakkan Sikap Soal Cinta

Menanggapi hal tersebut, Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Hendri Almawijaya MPd pontang-panting melakukan kroscek ke jajarannya.

"Sebetulnya kami belum bisa merilis terkait hal ini karena kami masih menelusurinya.

Yang pasti kami tidak pernah menampilkan data pribadi masyarakat pemilih di website KPU karena itu kita tahu rahasia," tegas Hendri ketika ditanya Sripoku.com, Kamis (23/7/2020).

Mantan Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Lubuklinggau ini mengataka pihaknya sudah berusaha mengkonfirmasi ke pihak terkait, dalam hal ini kepolisian, untuk mengklarifikasi dan mengkroscek data website mana yang dimaksud.

"Karena menurut informasi yang kami peroleh, yang mengetahui data website KPU yang dimaksud itu pelakunya masih DPO (Daftar Pencarian Orang), jadi sampai sekarang kita belum bisa jelaskan," kata Hendri.

Jadwal dan Link Live Streaming TVRI Belajar dari Rumah Jumat 24 Juli 2020 untuk PAUD, SD, SMP & SMA

Ia juga sudah mengkroscek ke jajarannya, terutama ke KPU Kabupaten Ogan Ilir, dan mereka juga memastikan jika di website kabupaten/kota juga tidak menampilkan data pribadi masyarakat pemilih.

"Kami masih terus menelusuri terkait hal ini. Apakah mungkin pada periode yang lama. Sehingga kita belum tahu," pungkasnya.

Halaman
1234
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved