Breaking News:

Dilaporkan Ancam Seorang Warga Pakai Senpi,Pria Ini Buktikan tak Bersalah, Nama Baik Tercemar

karyawan tersebut berharap nama baiknya bisa segera dikembalikan lantaran sempat tercemar dengan adanya laporan pengancaman memakai senjata api.

sripoku.com/andika
Tim kuasa hukum seorang karyawan salah satu perusahaan leasing di Palembang yang sebelumnya dilaporkan sudah mengancam seorang warga menggunakan senjata api. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang karyawan perusahaan di bidang leasing akhirnya bisa membuktikan dirinya tidak bersalah pasca sempat dilaporkan telah mengancam seseorang dengan menggunakan senjata api.

Dengan didampingi pengacaranya Selasa (14/7/2020), karyawan tersebut berharap nama baiknya bisa segera dikembalikan lantaran sempat tercemar dengan adanya laporan pengancaman memakai senjata api.

Tak hanya itu, ia juga mengaku terancam dipecat dari perusaahn tempat ia bekerja.

BUNGKER Ini Diklaim Bangunan Anti Kiamat, Super Mewah dan Hanya Ada Satu di Dunia, Ini Penampakannya

"Saya tidak bersalah sesuai dengan pemeriksaan dari pihak penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang," kata karyawan tersebut didampingi kuasa hukum, Achmad Azhari.

Sementara itu, Azhari mengatakan, berdasarkan surat SP2P Tanggal 6 Juli 2020, kliennya sebelumnya disebut menagih dengan menggunakan senjata api.

"Berdasarkan penyelidikan yang ada bahwa tidak terbukti unsur pidananya, jadi kasus ini ditutup.

Klien kita merasa dirugikan dengan adanya pemberitaan di beberapa media, nama baiknya menjadi tercemar dan terancam diberhentikan dari tempatnya bekerja," katanya.

Dimana pemberitaan beredar, Azhari mengatakan, kliennya disebut debt collector (pihak ketiga), padahal sebenarnya kliennya ini merupakan karyawan resmi dari perusahaan tempat dirinya kerja sekarang.

Inilah 6 Zodiak Memiliki Kecerdasan Tinggi: Virgo Dilahirkan untuk Melakukan Penelitian

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, membenarkan dengan adanya hal tersebut diatas disampaikan kepada saudara pelapor.

"Laporan polisi yang telah dibuat pelapor tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan, karena tidak ada unsur-unsur pidananya," tutupnya.

Sebelumnya, seorang warga pada 13 Februari 2020 membuat laporan telah diancam seorang debt collector menggunakan senjata api.

Adapun lokasi kejadianya yakni di Jalan Sanusi, Lorong Mekar I, Sukarami Palembang, Jumat (21/2) pukul 11.15 yang lalu.

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved