Breaking News:

Virus Corona

Ibaratkan Seperti Hidup di Neraka, Cerita Seorang Perawat di Brasilia, Kewalahan Tangani Covid-19

Seorang perawat yang bekerja di ruang gawat darurat di Rumah Sakit Utama Ceilandia, yang tidak ingin disebutkan namanya, menceritakan kepada Reuters

Shutterstock
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona(Shutterstock) 

SRIPOKU.COM, BRASILIA -- Seorang perawat yang bekerja di ruang gawat darurat di Rumah Sakit Utama Ceilandia, yang tidak ingin disebutkan namanya, menceritakan kepada Reuters kekacauan yang terjadi di tempat dia bekerja.

Perawat itu terlihat kelelahan setelah berkerja shift selama 12 jam.

Ia mengaku kewalahan dalam menangani situasi pandemi yang terjadi di Brasilia.

"Ini kacau, seperti hidup di neraka. Kasus ini (pandemi virus corona) tidak berhenti meningkat," kata perawat tersebut, Minggu (12/7/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Dihantam Masalah Baru, Sifat Pelit Baim Wong Dikuliti Lantaran tak Bayar Ganti Rugi Rp 1 Miliar

 

Angel Lelga Mati Kutu, Dihina Terlalu Jauh Berimajinasi, Kuasa Hukum Vicky Presetyo Pamer Bukti Kuat

Situasi kacau terjadi di Brasilia, yang merupakan pusat penyebaran virus corona terbesar di Brasil.

Menurut Worldometers, Brasil masih menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat (AS).

Sementara, kota yang memiliki kasus terbanyak di Brasil ada di Brasilia, kota dengan penduduk terbesar, yaitu sekitar 3 juta.

Saat ini, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Brasilia lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain di Brasil.

Melansir Reuters pada Jumat (10/7/2020), per 100.000 orang di Brasilia ada 2.133 orang positif terinfeksi virus corona.

Jadwal Sholat Wajib 5 Waktu untuk Kota Palembang Minggu12 Juli 2020, Lengkap dengan Niat Sholat

 

Jadwal Sholat Wajib 5 Waktu untuk Kota Palembang Minggu12 Juli 2020, Lengkap dengan Niat Sholat

Menurut data statistik Kementerian Kesehatan, jumlah orang positif virus corona di Brasilia itu 2 kali lebih tinggi dibandingkan kota metropolitan lain di "Negeri Samba", seperti Sao Paulo maupun Rio de Janeiro.

Halaman
123
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved