23 Warga dalam Satu Acara Pernikahan Positif Virus Corona, Tempat Wisata Ditutup, Pedagang Ketakutan

Dalam suatu acara pernikahan, ada 23 warga dinyatakan positif Covid-19, termasuk mempelai perempuan dan orangtuanya.

Editor: Refly Permana
(ISTIMEWA)
angkapan layar video seorang ibu mengamuk hendak membatalkan pernikahan anaknya di Desa Sugian, Lombok Timur(ISTIMEWA) 

Ketika mereka diperiksa dan hasilnya menunjukkan positif terinfeksi, 34 orang lainnya juga ikut diperiksa dengan 21 orang yang menunjukkan hasil positif.

Satu dari orang-orang yang terdampak dibawa ke Rumah Sakit Reina Sofia, di mana sebuah tenda didirikan di luar rumah sakit untuk melayani tes Covid-19.

Otoritas kesehatan mengatakan semua tamu lain di pernikahan itu saling mengarantina diri mereka selama 14 hari. Semua yang dites dan menunjukkan hasil positif berusia di atas 50 tahun.

Sejumlah tempat bisnis di Tudela kemudian berinisiatif untuk menutup sementara usaha mereka karena klaster baru wabah tersebut, khususnya mereka yang berbisnis di bidang bar dan supermarket yang sering dikunjungi banyak orang.

Sebuah tulisan berbunyi, "Karena wabah Covid-19 di lingkungan kami, kami memutuskan untuk menutup sampai semuanya diklarifikasi. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, sampai jumpa lagi."

Walikota Tudela, Alejandro Toquero memohon adanya tanggung jawab kolektif dan individu. Dia juga mengatakan bahwa dia berhubungan erat dengan otoritas kesehatan untuk memantau perkembangan.

Penyelidikan pun sedang berlangsung untuk mencoba dan menemukan sumber wabah baru.

HATIB HAJAN Teroris Ganas Paling Dicari Ini Dikabarkan Tewas Usai Baku Tembak dengan Tentara

Walikota telah memperingatkan bahwa jika ada wabah lebih lanjut, pembatasan dapat diberlakukan kembali oleh Pemerintah Navarra dan dewan kota Tudela.

"Sekali lagi, tanggung jawab kami minta dan seruan dibuat untuk melanjutkan langkah-langkah jarak sosial dan juga masker," katanya.

Tak hanya itu, panti jompo juga sudah ditutup lagi dan orang dilarang berkunjung.

Tudela sendiri merupakan tempat populer di kalangan wisatawan karena sejarah kota dan arsitekturnya.

Sementara itu, Kepala kesehatan Navarra, Santos Indurain, mengatakan jumlah orang yang terdampak Covid-19 pada pernikahan itu hampir pasti akan meningkat dan tes akan kembali diambil sekarang, 7 hari setelah pengujian awal dan kemudian pada 14 hari.

Mengonfirmasi bahwa kasus-kasus tersebut sedang ditangani sebagai wabah, dia memperingatkan, "Virus itu masih ada di sini dan orang-orang harus waspada."

Di Pamplona, kegiatan balap banteng yang terkenal itu pun harus dibatalkan karena pandemi Virus Corona.

Kini, pengujian Virus Corona kedua kalinya sedang dilakukan pada keluarga dan semua kontak dari acara pernikahan.

Virus itu kemudian diyakini 'diimpor' dari salah satu kerabat yang datang ke Pamplona dari wilayah lain. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengantin Wanita, Ibunya dan 22 Tamu Undangan Positif Covid-19, Kawasan Wisata Spanyol Banyak Ditutup"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved