Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Agar Tak Kecolongan Lagi Pada Pertahanan Lini Belakang, Stoper Sriwijaya FC Ini Akan Lakukan Hal Ini

Pemain nomor punggung 5 ini tak mempermasalahkan bakal lawan Sriwijaya FC yang bocorannya masuk dalam grup 1 bersama PS Semen Padang

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Stoper Sriwijaya FC Erwin Gutawa 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Stoper Sriwijaya FC Erwin Gutawa mengaku menunggu arahan Tim Pelatih jelang kembali digulirkannya kembali kompetisi Liga 2 Indonesia termasuk antisipasi kecolongan pada lini pertahanan belakang.

"Mungkin nanti saya sesama pertahanan butuh masukan pelatih supaya gak ada kecolongan seperti laga kemarin. Bagaimana biar sebaik mungkin," ungkap Erwin Gutawa kepada Sripoku.com.

Pemain nomor punggung 5 ini tak mempermasalahkan bakal lawan Sriwijaya FC yang bocorannya masuk dalam grup 1 bersama PS Semen Padang, PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, AA Tiga Naga, Muba Babel United.

"Saya gak masalah derby. Tinggal kita persiapkan tim gimana lolos dari fase grup. Anggap setiap laga itu final. Satu grup dengan tim bagus, sama-sama punya persiapan. Harus fight. Yang jelas senang kompetisi digulir. Rencana kita persiapan 2 bulan mungkin cukuplah untuk dua bulan," kata stoper berambut gondrong.

Erwin Gutawa sendiri sebagai pemain profesional tetap latihan mandiri menjaga kondisi tubuh di Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Perebutan Posisi Ketua Golkar Prabumulih Diyakini Seru, Nama-nama Ini Siap Saingi Wako Ridho Yahya

Beredar Foto Hasil Rapid Test Beratasnamakan RSMH untuk Penumpang ke Bangka, Manajemen: Itu Palsu

Lowongan Kerja Juli 2020, Berikut Daftar Perusahaan Yang Buka Pendaftaran di Beberapa Kota

Saat ini mantan pemain Martapura FC ini memiliki dua anak semuanya cewek. Yang pertama Hanifah Aisyah Erwin (7 tahun) yang masuk SD. Kecil namanya Nurumaisyah Safna Erwin (1, 2 tahun) buah pernikahan dengan Ayu Ligastari Tanjung.

Yang pertama Hanifah Aisyah Erwin yang akrab disapa Aisyah (7 tahun) masuk SD. Kecil namanya Nurumaisyah Safna Erwin yang akrab disapa Maisyah (1, 2 tahun).

Pemain asal Desa Samaenre, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) kelahiran 6 Juli 1992 yang sebelum bergabung ke Sriwijaya FC sempat trial di klub Barito Putera.

Erwin terlahir sebagai pesepakbola tanpa melalui Sekolah Sepak Bola (SSB), melainkan bakat alami sebagai pemain Tarkam (Tarikan Kampung) mengajak rekannya untuk bekerja lebih keras lagi menghadapi laga kompetisi Liga 2 selanjutnya.

Erwin mengisi liburannya mudik berkumpul dengan anak dan istrinya di Batu Licin Kabupaten Tanah Bumbu--265 km sebelah timurnya Banjarmasin ibukota Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pengidola pemain sepakbola Real Madrid, Spanyol, Sergio Ramos dan pesepakbola nasional Hamkah Hamzah mengaku lahir sebagai pesepakbola tanpa melalui Sekolah Sepak Bola (SSB), melainkan bakat alami sebagai pemain Tarkam (Tarikan Kampung).

"Saya gak SSB bakat alami aja saya tarkam, Alhamdulillah ada cita-cita mau ikut sepakbola profesional. Sering nonton di bola latihan main," kata Erwin Gutawa.

Ia pun ikut tim PON Kalsel PON 2012 di Riau, hingga masuk Divisi 2 Martapura FC 2012, kemudian lolos Divisi 1 2013 terakhir berhasil lolos 2014 Divisi Utama.

"Bedanya sangat jauh, kalau tarkam gimana harus menang. Gak ada kayak di profesional yang harus disiplin latihan teknik ada pola permainan lebih dewasa lagi bermain bola," kata Erwin Gutawa

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved