Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Angka Sembuh Pasien Covid -19 di Lubuklinggau Meningkat, Polres Masih Larang Hajatan, Ini Alasannya

Meski angka kesembuhan pasien Covid -19 di Kota Lubuklinggau sudah 90 orang dan hanya tersisa 6 orang yang menjalani isolasi di Rumah Sehat Silampari

Shutterstock
Ilustrasi virus corona, gejala virus corona(Shutterstock) 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Meski angka kesembuhan pasien Covid -19 di Kota Lubuklinggau sudah 90 orang dan hanya tersisa 6 orang yang menjalani isolasi di Rumah Sehat Silampari III.

Polres Lubuklinggau hingga saat ini tetap belum mengizinkan masyarakat untuk menggelar acara resepsi pernikahan hingga acara keramaian.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa menyampaikan, untuk berkaitan dengan pernikahan sampai saat ini belum diperkenankan terutama resepsi belum diperbolehkan.

Ada Tenaga Kesehatan Diduga Terpapar Covid-19, 71 Petugas Puskesmas Indralaya Jalani Swab Tes

 

Seorang Petugas Medis Puskesmas Indralaya Terpapar Covid-19, 71 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

"Hajatan belum bisa kita berikan izin karena yurisprudensinya bahwa hajatan bisa menimbulkan masalah baru," kata Mustofa Jumat (3/7/2020).

Ia mencontohkan jangan sampai akibat kelengahan kasus seperti terjadi di daerah Jawa Tengah terjadi di Kota Lubuklinggau.

Mirisnya akibat kejadian itu ibu yang punya hajatan meninggal dunia akibat Corona.

"Kalau boleh jujur di Linggau ini kan memang tidak ada penambahan lagi. Tapi virus corona ini belum pergi dari sini. Apalagi Lubuklinggau ini new normal saja belum," ungkapnya.

Pergerakan Makin Aktif di Palembang Satu Orang Bisa Tularkan Corona ke 2 Orang, Begini Penjelasannya

 

Bak Film Action, Sadar Dirampok Pria Asal Tegal Binangun Palembang Ini Loncat dari Mobil yang Ngebut

Ia menerangkan, dalam protokol new normal itu ada empat yang harus dipatuhi pertama jaga jarak, cuci tangan, pakai masker dan larangan berkerumun.

Artinya kalau jaga jarak dan berkerumun saja dilarang hajatan juga demikian.

"Apalagi saat hajatan itu tidak mungkin orang tidak berkerumun dan jaga jarak,pasti orang akan berkerumun bersentuhan bahkan berpelukan," paparnya.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved