Breaking News:

Rektor UIN Instruksikan WFH 14 Hari, Akses Masuk ke Kampus Ditutup

Kami sedang menunggu hasil tes swab resmi dari pihak yang berwenang yaitu rumah sakit mohon bersabar karena kami juga menunggu hasil kongkrit.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

PALEMBANG, SRIPO -- Rektor UIN Raden Fatah Palembang Muhammad Sirozi mengeluarkan surat edaran instruksi rektor nomor B 501/Un.09/1.3/HK.00.2/06/2020).

Tentang pelaksanaan tugas kedinasan di rumah (Work From Home/WFH) dalam rangka pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di lingkungan UIN Raden Fatah Palembang. Sementara itu, semua akses masuk ke lingkungan kampus ditutup.

Ketua gugus tugas penanggulangan Covid 19 UIN Raden Fatah Palembang Dr Zaenal Berlian membenarkan adanya surat edaran tersebut.

Gugus Tugas Covid-19 UIN Raden Fatah Palembang Klaim tidak Ada Dosen di Sana yang Positif Corona

"Ya benar itu surat resmi dari UIN Raden Fatah Palembang," katanya saat dihubungi Tribun melalui WhatsApp, Selasa (30/6/2020).

"Dan terkait yang terpapar atau tidak, sampai hari ini belum ada hasil pemeriksaan objektif terhadap yang terpapar Covid-19 untuk dosen karyawan dan mahasiswa, kami sedang menunggu hasil tes swab resmi dari pihak yang berwenang yaitu rumah sakit mohon bersabar karena kami juga menunggu hasil kongkrit," jelasnya.

Gugus Tugas Tegaskan UIN Raden Fatah Palembang bukan Klaster Baru Covid-19,yang Ada Itu Pustu Swab

Pihak UIN Raden Fatah Palembang juga sudah melakukan antisipasi di lapangan seperti hari ini, sudah dilakukan penyemprotan desinfektan ke seluruh ruangan dan semua dosen dan karyawan diwajibkan WFH selama 14 hari ke depan.

"Semua akses yang menuju ke dalam kampus, kami tutup dan apabila mau masuk harus menunjukkan surat bebas Covid 19," ujarnya.

Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumsel menegaskan belum ada klaster Covid-19 di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menegaskan, tak ada dosen di perguruan tinggi tersebut yang terpapar Covid-19.

"Tidak ada dosen yang terpapar (Covid-19)," kata Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 UIN Raden Fatah, Dr. Zainal Berlian saat dihubungi TribunSumsel.com, Selasa (30/6/2020).

500an Mahassiwa UIN Raden Fatah Palembang Tolak Wisuda Online, Rektor: Silakan Tunggu Tahun Depan

Sebelumnya, dikabarkan banyak dosen UIN Raden Fatah positif Covid-19, sehingga menambah klaster baru di Palembang.

"Hanya mahasiswa yang ikut KKN dan sudah diisolasi. Sekarang mereka dalam keadaan baik-baik saja," kata Zainal tanpa menyebutkan spesifik jumlah mahasiswa tersebut.

Zainal melanjutkan, pihaknya sedang menyusun laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 UIN Raden Fatah.

"Nanti kita buat narasi untuk bahan berita yang valid. Saya masih di Jakarta, nanti Pak Kun Budiyanto saya suruh buat laporan lengkap," tandasnya. (elm)

Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved