Berita Sriwijaya FC

Striker Sriwijaya FC Rudiyana Khawatirkan Kompetisi Kurang Greget Tanpa Degradasi

Striker Sriwijaya FC Rudiyana yang mengkhawatirkan kompetisi bakal kurang greget, jika regulas lanjutan liga 2 tanpa ada degradasi.

Instagram Rudiyana
Striker Sriwijaya FC Rudiyana 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Striker Sriwijaya FC Rudiyana yang mengkhawatirkan kompetisi bakal kurang greget, jika regulas lanjutan liga 2 tanpa ada degradasi.

"Tanggapan saya ya Alhamdulillah bisa digelar lagi. Tapi kurang greget tanpa degradasi," ucap Rudiyana, Selasa (30/6/2020).

Kurang greget yang dimaksudkan pria asal Bandung Jawa Barat ini dimungkinkan bakal ada tim yang sekadar tampil.

"Takutnya ada yang serius dan ada yang cuma sekadar ikut. Gak ada tertekan adanya degradasi itu," kata penyerang bernomor punggung 29.

Inilah 7 Alasan Kenapa Orang Sulit Berhenti Merokok: Rokok atau Tembakau Bersifat Adiktif

 

Ramalan Bintang Karier Selasa 30 Juni 2020: Cancer Sulit untuk Berkonsentrasi Pada apa pun

Sementara rencana manajemen yang bakal menggelar TC selama dua bulan dirasakan Rudiyana cukup untuk mematangkan tim.

"Dua bulan cukup. Kemarin juga 2,5 bulan. Kumpul pertengahan Januari, yang kemudian main bulan Maret," ujarnya.

Menanggapi aturan setiap klub nantinya diharuskan melibatkan pemain U20, menurut Rudiyana tak masalah.

"Kalau untuk U20 gak merugikan biar ada generasi. Ada keperluan Timnas. Oke oke sajalah. Cuma beberapa pemain juga. Itu kayak Liga 2016 yang harus ada U20," terang mantan pemain Sulut United.

Cara Bikin Bolu Kojo Palembang Bagi Pemula Ala Chef Farah Quinn, Cocok untuk Lebaran & Arisan

 

Mobil Alphard Via Vallen Dibakar Orang, Hangus Tinggalkan Kerangka, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

Menurut pesepakbola kelahiran Bandung, 4 Mei 1992, berbagai hal dilakukan untuk mengisi hari-hari selama krisis pandemi corona dengan diberlakukannya social distancing alias di rumah aja di Bojongsoang, Bandung guna menghindari penyebaran covid-19 virus Corona lalu.

Seperti diketahui pada musim kompetisi ini, Rudiyana mengajak istri tercintanya Shani Zakiyyah yang dipersuntingnya sejak 29 Januari 2017 tinggal di kontrakan kawasan Jalan Puncak Sekuning Palembang.

Mobil Alphard Via Vallen Dibakar Orang, Hangus Tinggalkan Kerangka, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

 

Alarm Di Telapak Kaki, Panas dan Nyeri, Diduga Ada Kaitannya dengan Penyakit Tertentu

Bungsu dari tiga bersaudara pasangan Dodo Hamid dan Ai Kartini yang telah banyak pengalaman merumput di tim besar seperti Persib Bandung, Persis Solo, PSIM Yogyakarta dan Sulut United, mengaku memiliki kesan dan cerita manis di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

"Paling berkesan waktu angkat trofi juara ISL bersama Persib Bandung di Jakabaring pada 2014.

Itu momen spesial yang tak bisa dilupakan. Awal karir jadi bagian juga juara di Palembang. Ada cerita manis di Jakabaring,” kata mantan striker PSIM.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved