Berita Sriwijaya FC

Gelandang Sriwijaya FC Ini PD Pakai Motor Antik, Sering Jadi Perhatian & Banyak Yang Nawar

Gelandang Serang Sriwijaya FC Hari Habrian mengaku lagi asyik jalan-jalan dengan motor antiknya Honda C_70 terlebih wabah pandemi Covid-19

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Hari Habrian 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gelandang Serang Sriwijaya FC Hari Habrian mengaku lagi asyik jalan-jalan dengan motor antiknya Honda C_70 terlebih wabah pandemi Covid-19 atau Virus Corona sudah mulai reda.

"Ya mas ini masih senang jalan pakai motor Honda C_70 gak tahu keluaran tahun berapa. Yang jelas antik. Orang-orang pada ngelihatin. Pada heran kok motor gini masih ada di jalanan," ungkap Hari Habrian.

Bahkan terkadang ada saja orang yang naksir dengan motor antiknya memintanya agar motornya dijual.

"Ya di bengkel kadang ada yang nawar. Tapi saya gak mau ngelepasnya, soalnya saya sangat suka biar buat santai," ujar pemain nomor punggung 28.

Pria yang akrab di sapa Acil atau Kancil ini mengaku motor antik ini belum lama dirawatnya.

"Belum lama juga saya pegang motor ini. Begitu selesai Liga ,saya beli di Serang, Banten," kata eks pemain tim Perserang.

Hari mengaku sudah merogoh sekitar Rp 3 juta menjadikan motor antiknya ini kinclong hingga banyak yang naksir.

Sepeda motor antik merek Honda C-70 milik Gelandang Serang Sriwijaya FC Hari Habrian
Sepeda motor antik merek Honda C-70 milik Gelandang Serang Sriwijaya FC Hari Habrian (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ, HANDOUT)

Kunci Gitar Lagu Melly Goeslaw - Bintang di Hati Ost Dancing In The Rain Lengkap Video Klip & Lirik

Stoper Sriwijaya FC Ini Ungkap Satu Hal Yang Disesalkan Pulang Kampung Saat Virus Corona

Limbah Covid-19 Bercampur Sampah Rumah Tangga, Bagaimana Jika Terangkut Pemulung

"Ini motor sudah saya modif. Tadinya saya beli masih acak-acakan. Ya biaya modif sekitar Rp 3 juta buat renovasi. Kayak cat saya bikin yang baru merah hati. Kelistrikannya yang tadinya mati. Sekarang hidup semua," terangnya.

Pesepakbola kelahiran Serang 28 April 1992 selama liburan kompetisi dampak krisis pandemi covid-19 Virus Corona, dirinya pulang ke kampung halamannya, Serang Banten kecamatan Walan Taka Kampung Ampel.

Halaman
12
Penulis: Abdul Hafiz
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved